KALEIDOSKOP 2020

Kisah Kejayaan TikTok di 2020

jnp, CNN Indonesia | Selasa, 29/12/2020 18:27 WIB
Tiktok melesat di 2020, berikut perjalanan aplikasi video pendek itu di Indonesia. Tiktok menjadi salah satu aplikasi yang paling banyak diunduh pada 2020
Jakarta, CNN Indonesia --

TikTok melesat menjadi aplikasi populer di Indonesia maupun dunia pada 2020. Berdasarkan riset Sensor Tower kuartal kedua 2020, TikTok telah diunduh lebih dari 300 juta pengguna pada kuartal pertama dan kedua tahun 2020.

TikTok menjadi aplikasi non-gaming yang paling populer selama Juni 2020. Aplikasi buatan China tersebut menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh selama bulan Juni meski telah dilarang di berbagai negara seperti India

TikTok bahkan mengalahkan aplikasi video conference, Zoom yang marak digunakan selama masa pandemi Covid-19. Laporan dari Sensor Tower mencatat TikTok diunduh sebanyak 87 juta kali pada Juni 2020. Meningkat 52,7 persen year on year (yoy) dibanding Juni 2019.


Negara-negara yang paling banyak mengunduh aplikasi selama periode ini adalah India sebesar 18,8 persen dari total keseluruhan pengunduhan. Disusul oleh Amerika Serikat sebesar 8,7 persen.

Popularitas TikTok juga terasa di Indonesia pada 2020 ini. Indonesia bahkan menjadi negara terbanyak yang mengunduh TikTok pada Agustus 2020. Menurut Sensor Tower, Indonesia yang menyumbang 11 persen dari total 63,3 juta unduhan TikTok di iOS maupun Android.

Awal TikTok di Indonesia

Menarik 2 tahun ke belakang, TikTok mulai mendapatkan tempat di hati warganet Indonesia sejak 2018 lalu. Tentu nama Bowo 'Alpenliebe' sangat familiar pada 2018 lalu.

Saking besarnya nama Bowo Alpenliebe, ia memiliki basis fans yang rela mendirikan agama dengan Bowo sebagai Tuhannya. Menunggangi popularitasnya, Bowo sering melakukan jumpa fans dengan mematok harga setidaknya Rp80 ribu bagi para fansnya.

Meski kini nama 'besar' itu telah tenggelam, tentu masyarakat Indonesia tak akan lupa dengan goyangan 'jari' bocah bernama lengkap Prabowo Mondardo itu.

Tak hanya Bowo, selebriti dari seluruh dunia membuat TikTok sebagai tempat bermain mereka tahun ini, dengan fitur-fiturnya memungkinkan mereka untuk membagikan momen kepada para penggemar.

TikTok tak jarang juga menjadi lahan cuan bagi para influencer. Saat ini, TikTok menjadi tempat untuk marketing, baik itu kuliner, akomodasi hingga fesyen.

Jumlah pengikut influencer di TikTok bahkan sudah mencapai ratusan juta. Seorang remaja asal Amerika Serikat bernama Charli D'Amelio menjadi orang pertama yang memiliki 100 juta pengikut di platform TiTtok.

Selain memiliki jumlah pengikut terbanyak, Charli juga menjadi salah satu selebritas TikTok dengan bayaran terbesar.

Nama besar TikTok tak bebas dari kontroversial, pada 2018 lalu beberapa lapisan masyarakat 'jengah' dengan keberadaan TikTok yang saat itu dianggap penuh dengan konten negatif.

Ambil saja salah satu contoh tren di TikTok, dalam aplikasi itu pengguna TikTok mencampurkan air detergen cair, atau bubuk atau cairan pencuci piring bahkan ketiganya untuk diminum.

Rentetan Kontroversi Tiktok

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK