Anggaran Kementerian

Kementerian PU dapat Tambahan Anggaran Terbesar di 2015

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Selasa, 30/12/2014 08:34 WIB
Kementerian PU dapat Tambahan Anggaran Terbesar di 2015 Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Adi Mulyono diperkenalkan saat pengumuman Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wapres Boediono di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10). Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla terdiri dari 34 menteri. (ANTARA FOTO/Andika Wahyu)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan menerima tambahan dana terbesar pada tahun depan, yakni sebesar Rp 33 triliun. Hal ini sejalan dengan rencana pemerintah merevisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015.

"Tambahan anggaran ini jangan dilihat sebagai omset, tapi lihat sebagai tugas," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di Gedung Kementerian Keuangan, Senin malam (29/12).

Awalnya, kata Basuki, kementeriannya meminta tambahan anggaran sebesar Rp 47,5 triliun dari total pagu Rp 80 triliun di APBN 2015. Namun, yang dikabulkan Kemewnterian Keuangan hanya Rp 33 triliun karena mempertimbangkan kebutuhan anggaran lebih kementerian lain.


Basuki menuturkan prioritas proyek yang akan didanai dari dana tambahan tersebut adalah pembangunan 49 waduk baru yang direncanakan selesai pada 2019. Khusus untuk 2015, Basuki pernah mengatakan sebanyak 13 waduk akan dibangun menyusul 16 proyek yang sedang berjalan saat ini.

Prioritas berikutnya, lanjut Basuki, perbaikan infrastruktur pendukung konektivitas di empat pintu utama perbatasan RI. "Keempat pintu perbatasan tersebut adalah Aruk, Entikong, Nanga Badau dan Nunukan. Itu yg harus kita perbaiki betul biar tidak kalah dari negeri seberang," jelas Basuki.

Yang terakhir, lanjut Basuki, tambahan anggaran ini akan digunakan untuk pembangunan perumahan rakyat swadaya. Sebelumnya, Basuki mengaku menerima instruksi dari Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk membangun 2,2 juta unit rumah per tahun guna memenuhi kebutuhan rumah sebanyak 15 juta unit. Selain itu, kementeriannya juga berencana membangun 20 tower rumah susun bagi TNI dan POLRI.

"Kita masih re-arrange lagi bagaimana mengalokasikan dana sebesar Rp 85 triliun ditambah Rp 33 triliun ini," jelasnya.

Selain Kementerian PU-PR, kementerian lain yang juga mendapatkan tambahan anggaran cukup besar dalam Rancangan APBN Perubahan 2015 adalah Kementerian Perhubungan sebesar Rp 20 triliun dan Kementerian Pertanian Rp 15 triliun.