Deputi Komisioner Pengawas IKNB OJK, Dumoly Pardede, mengatakan sudah ada beberapa lokasi yang dinilai potensial untuk dijadikan pilot project dan sosialisasi kepada kelompok nelayan di daerah tersebut. Nantinya, Pokja tersebut juga akan menyusun database kelayakan usaha dari para pelaku sektor kemaritiman dan perikanan.
"Mereka juga harus membantu menyusun proses bisnis dan analisis kelayakan usaha bagi para pelaku IKNB yang akan turut serta berperan di sektor kemaritiman dan kelautan," kata Dumoly di Jakarta, Kamis (12/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil survey dan sosialisasi dapat teridentifikasi 4 pilar industri kelautan dan perikanan yang dapat menjadi objek pembiayaan. Pertama, pembiayaan hulu mencakup pembiayaan keperluan pelabuhan, kapal, bahan bakar solar, alat tangkap.
"Kita cek track record-nya, dan berdasarkan rekomendasi dari KKP mana yang berhak," katanya.
Dumoly mengungkapkan sudah ada 10 perusahaan pembiayaan yang berkomitmen untuk membantu proyek pembiayaan maritim. "Kenapa akhirnya kita OJK yang lebih dahulu menggagas ini, karena kita lihat teman-teman di perbankan agak terlambat untuk masuk ke pembiayaan maritim ini," katanya. (gir/gir)