"Pada dasarnya, pembahasan (mengenai formula UMR yang baru) cukup bagus. Kami harapkan penghitungan baru terkait UMR bisa selesai satu atau dua bulan kemudian," ujar Franky di sela-sela acara Tropical Landscape Summit di Jakarta, Senin (27/4).
Franky menambahkan, pembahasan mengenai formula UMR baru diharapkan bisa rampung tahun ini sebab investor asing kerap menanyakan tentang gejolak UMR yang terjadi di Indonesia dan sering memicu aksi mogok para pekerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan bahwa pergantian formula UMR ini bertujuan untuk menciptakan sistem pengupahan yang dapat diprediksi agar tak begitu terpengaruh dengan hal-hal eksternal secara langsung.
"Mengubah formula UMR ini penting demi mengurangi pengangguran. Penting bagi kita karena kepastian mengenai UMR ini dapat membawa sinyalemen baik bagi investor," ujar Hanif.
Di dalam penghitungan baru UMR, Hanif mengatakan bahwa tambahan unsur yang akan dimasukkan ke dalam penghitungan baru UMR adalah pertumbuhan ekonomi, produktivitas. Selain itu unsur kebutuhan hidup layak masih tetap diperhitungkan, meskipun bukan menjadi pertimbangan utama.
Dalam hubungannya dengan penciptaan tenaga kerja, data BKPM menyatakan bahwa telah tercipta tambahan 1.430.896 tenaga kerja dari realisasi investasi Rp 463,1 triliun pada 2014. Angka tersebut terdiri dari 1.015.733 dari hasil penanaman modal asing dan 415.163 lapangan kerja tercipta dari penanaman modal dalam negeri. (gen)