Lima lembaga/organisasi keuangan internasional itu adalah International Development Bank (IDB), International Finance Corporation (IFC), International Fund for Agricultural Development (IFAD), International Development Asociation (IDA), dan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB).
Usulan tersebut diajukan oleh Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Robert Pakpahan dalam rapat Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senin (12/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"AIIB kalau tidak salah November ini akan mulai beroperasi. Tahun depan kita rencanakan setor Rp 3,7 triliun. Ini akan menjadi investment bank multilateral yang cukup besar," ujar Robert.
Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro menjadi salah satu penandatangan naskah Article of Agreement (AoA) pendirian AIIB di Beijing, China pada Senin (29/6).
Berikut rincian PMN kepada lima lembaga keuangan internasional:
• International Development Bank (IDB) Rp Rp 80,1 miliar
• International finance Corporation Rp 500 juta
• International Fund for Agricultural Development Rp 41,7 miliar
• International Development Asociation Rp 45,6 miliar
• Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) Rp 3,73 triliun. (gir/gir)