Direktur Center Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menyebut target realistis dengan mempertimbangkan kondisi makro perekonomian tahun depan hanya sebesar Rp 1.280 triliun
CITA memproyeksikan target pajak tahun ini kemungkinan besar hanya teralisasi sekitar 85 persen dari target Rp 1.294 triliun. Menurutnya, angka proyeksi realisasi itu sudah naik cukup tinggi dibandingkan perolehan penerimaan pajak 2014 yaitu mencapai 15 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengingatkan perlu adanya kepastian waktu mulai diberlakukannya tax amnesty. Sebab semakin lama tertunda, maka efeknya akan buruk terhadap penerimaan akibat Wajib Pajak (WP) terus menunda pembayaran uang tebusan dalam ketentuan tax amnesty tersebut.
"Yang dirugikan dengan penundaan adalah Direktorat Jenderal Pajak, karena WP pun ikut menunda pelaksanaan kewajiban sampai tax amnesty berlaku. Padahal tahun ini butuh penerimaan," katanya. (gen)