"Saya kira kita semua sepakat bahwa peningkatan efisiensi itu perlu, apalagi ketika kita harus memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), kami akan mengeluarkan peraturan yang memberikan insentif bagi mereka yang bisa mendorong efisiensi di tempat masing-masing," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman Hadad di Jakarta, Senin (22/2).
Muliaman menjelaskan adapun insentif tersebut salah satunya yakni berupa kemudahan administrasi dalam mendirikan kantor dan fasilitas yang menunjang operasional suatu bank.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
OJK juga tengah mengkaji rencana menurunkan batas atas suku bunga simpanan, sejalan dengan tren penurunan suku bunga. Penerapan batas tersebut dinilai mampu mendorong perbankan dalam efisiensinya terutama saat untuk mendapatkan sumber dana pihak ketiga (DPK) yang berbiaya murah.
"Kita harapkan tingkat suku bunga bisa turun, ekonomi meningkat, menciptakan lapangan kerja, bagus bagi semua sektor jadi saya harap kita lihat nanti seperti itu dampaknya," jelasnya.
"Pokoknya kita dorong stimulus dilakukan secara bertahap mudah-mudahan dengan dorongan ini diharapkan bank bisa lebih kompetitif," jelasnya. (gir)