LiveWell Global Dorong UMKM Bertransaksi Secara Online

Gentur Putro Jati , CNN Indonesia | Kamis, 23/06/2016 12:04 WIB
LiveWell Global Dorong UMKM Bertransaksi Secara Online
Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan pengembangan jaringan pemasaran LiveWell Global (LWG) mendorong pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia untuk memperluas jangkauan pemasarannya dengan berani melakukan transaksi penjualan berbasis digital.

Chief Executive Officer LWG Bambang Muliana mengaku sangat mendukung apa yang dilakukan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang sangat konsisten mendorong mendorong perusahaan kecil maupun UMKM untuk merambah bisnis berbasis digital.

Menurut Bambang, transformasi sebuah perusahan untuk memasuki era digital perlu proses. Begitupun dengan LWG yang saat ini sedang dalam proses penerapan ERP (Enterprise Resource Planning), yakni sebuah sistem informasi perusahaan yang dirancang untuk mengkoordinasikan semua sumber daya, informasi dan aktivitas yang diperlukan untuk proses bisnis secara efektif dan efisien.

“Kami bekerja sama dengan SAP, perusahaan perangkat lunak keempat terbesar di dunia untuk implementasi ERP tersebut. Sistem ini sebagai wujud kami berpegang teguh kepada komitmen meningkatkan layanan kepada Member maupun masyarakat,” kata Bambang dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (23/6).

Di Indonesia, LWG tengah mempersiapkan sistem pembayaran online yang bisa dimanfaatkan oleh pemilik UMKM dalam memasarkan produknya lewat dunia maya. Dengan sistem pembayaran tersebut, masyarakat tidak perlu repot-repot pergi ke ATM untuk transfer secara manual.

"Masa-masa pembayaran melalui transfer bank sudah lewat. Sekarang dimana-mana pembayaran bisa dilakukan online, via gadget," katanya.

Untuk meningkatkan keamanan dalam bertransaksi, Bambang juga tengah fokus dalam tahap perencanaan program ISO seri 27000 mengenai keamanan informasi.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menekankan pentingnya UMKM dan perusahaan-perusahaan rintisan awal (start up) untuk memulai usahanya dengan berbasis digital. Menurut Rudiantara, dengan memanfaatkan teknologi diharapkan produktivitas perusahaan bisa bertambah dua kali lipat.

Rudiantara mengakui, saat ini banyak pelaku bisnis, khususnya di daerah yang masih enggan menggunakan internet untuk transaksi.

"Padahal, mereka semua punya media sosial seperti Facebook, tapi masih enggan untuk melakukan pembayaran online," jelasnya.

Untuk mendorong itu, pemerintah juga akan membuat ekosistem di UMKM. Ia juga menjanjikan 1 juta hosting co.id untuk seluruh UMKM secara gratis.

"Bila masih kurang kami akan menambah 1 juta hosting lagi, jadi totalnya bisa 2 juta," kata Rudiantara beberapa waktu lalu.