Inpex Tawarkan Sebagian Sahamnya di Blok Masela ke Pertamina

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Jumat, 24/06/2016 09:42 WIB
Inpex Tawarkan Sebagian Sahamnya di Blok Masela ke Pertamina Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto mengaku sudah sejak lama Pertamina ingin memiliki 20 persen saham di blok Masela dan sudah melayangkan surat untuk itu pada 2011. (Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Pertamina (Persero) telah menerima penawaran pembelian saham (farm in) Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pengelola blok Masela, Inpex Corporation beberapa waktu lalu.

Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto mengaku sudah sejak lama Pertamina ingin memiliki saham di blok Masela dan sudah melayangkan surat untuk itu pada 2011.

"Namun pada waktu itu Inpex belum menyatakan minatnya. Tapi belakangan, Inpex mulai mengundang," ujar Dwi ditemui di kantornya, Kamis (23/6).


Ia melanjutkan, setidaknya Pertamina akan membeli minimal 20 persen saham milik Inpex di blok tersebut, sehingga perusahaan tidak hanya sekadar meminta hak partisipasi. Dwi mengatakan, keuangan Pertamina pun siap dalam melakukan aksi korporasi ini.

Namun sampai saat ini, ia belum tahu jumlah tepatnya uang yang akan disiapkan. "Nanti tergantung valuasinya. Saya kira mau 20 persen, kami sanggup," jelasnya.

Sebelumnya, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas) menyatakan, Pertamina dimungkikan meminta hak partisipasi di blok Masela untuk menjadi aliansi strategis Inpex dalam menyalurkan hasil produksi gas untuk pasar domestik.

Sesuai dengan penandatanganan PSC Blok Masela pada 1998, Inpex memperoleh bagi hasil sebesar 40 persen, sedangkan Pemerintah menerima bagian 60 persen. Kini, Inpex memiliki 65 persen hak partisipasi Blok Masela, sedangkan 35 persen dikuasai oleh Shell Upstream Overseas Services Ltd. (ags/gen)