American Petroleum Institute (API) melaporkan bahwa persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) telah melonjak menjadi 4,8 juta barel di pekan lalu, di mana angka ini lebih besar dibanding perkiraan para analis sebesar 1,7 juta barel.
Padahal pada pekan lalu, laporan Energy Information Administration (EIA) menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS turun 5,2 juta barel. Kendati demikian, laporan resmi persediaan minyak mentah akan terbit Rabu pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, harga minyak Brent anjlok 1,3 persen ke angka US$50,79 per barel. Setelah perdagangan ditutup, harga Brent terlihat tenggelam ke angka US$50,22 per barel.
Alasannya, Irak membutuhkan banyak uang untuk menumpas pergerakan militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
Kendati demikian, kesepakatan negara-negara anggota OPEC akan mencapai kata mufakat di dalam pertemuan antar anggota di Wina, Austria akhir November mendatang. (gir/ags)