Dilansir Reuters, anggota OPEC akan bertemu di Wina, Austria, untuk membicarakan kesepakatan yang telah digaungkan sejak September lalu. Namun, pelaku pasar ragu jika pertemuan OPEC akan memotong 4 hingga 4,5 persen produksi minyak atau 1,2 juta barel.
Irak adalah salah satu anggota OPEC yang paling menentang pemangkasan produksi. Namun, Perdana Menteri Haider al-Abadi menyebutkan, negara produsen minyak terbesar kedua di industri minyak dunia itu mau untuk membatasi produksinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena belum jelasnya sikap negara-negara pengekspor minyak tersebut, harga minyak di papan Brent turun 0,35 persen ke angka US$48,95 per barel. Sementara, harga West Texas Intermediate (WTI) turun 0,2 persen ke angka US$47,96 per barel.
Namun demikian, kondisi itu berubah kembali setelah muncul laporan bahwa pengeboran migas AS semakin bertambah untuk memanfaatkan peningkatan harga minyak di masa depan. Menurut Baker Hughes Inc, pengeboran migas bertambah tiga, yakni dari 473 menjadi 474 pengeboran di pekan lalu. (bir)