Optimisme tersebut diungkapkan saat kedua orang terkaya di dunia itu menjadi pembicara dalam sebuah seminar bersama mahasiswa Universitas Columbia A.S.
"Saya percaya diri Amerika akan terus maju," kata Buffet dilansir dari Reuters, Minggu (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintahan ini cukup baru, kita tidak tahu anggaran seperti apa yang akan diprioritaskan. Tapi ada keyakinan bahwa eksekutif dan kongres akan melakukan hal-hal yang luar biasa," ujar Gates.
Menurut laporan majalah Forbes, Gates dan Buffet masing-masing memiliki kekayaan hingga US$85,2 miliar dan US$73,9 miliar.
Dalam acara yang dihadiri oleh 1300 orang tersebut, keduanya mengatakan, merupakan hal yang penting untuk fokus mengerjakan segala sesuatu yang dianggap baik dan memberikan dampak dalam jangka panjang, dibandingkan harus meributkan sesuatu yang sifatnya jangka pendek.
"Sangat sulit untuk memiliki politisi yang memikirkan sesuatu yang indah bagi negara 20 tahun dari sekarang, jika dampak jangka pendek terdapat beban mereka untuk dipilih kembali," kata Buffett.
Ia mengatakan kehadiran imigran seperti Albert Einstein dan Leo Szilard di tahun 1939 telah membantu pemerintahan AS yang saat itu dipimpin oleh Franklin Roosevelt untuk mengembangkan program anti nuklir yang saat itu merupakan ancaman dari tentara Nazi Jerman.
"Jika bukan karena dua imigran, kita mungkin tidak bisa duduk di ruangan ini." kata Buffett. (gir)