Chief Product Proposition & Sharia FWD Life Ade Bungsu mengatakan, produk unitlink yang dimiliki perseroan saat ini menjadi tiga. Dua di antaranya produk konvensional, serta satu produk unitlink berbasis syariah.
Menurut dia, animo masyarakat terhadap produk unitlink masih tinggi, tercermin dari kontribusinya terhadap total premi perseroan yang mencapai lebih dari 50 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ade menjelaskan, hampir 90 persen produk yang dipilih nasabah melalui jalur distribusi agen memilih produk unitlinked. Secara keseluruhan, perusahaan memiliki beberapa jalur distribusi, yakni 40 persen dari agensi, sedangkan sisanya dari grup bisnis, e-commerce, dan bancassurance.
"Produk asuransi untuk jangka panjang. Kami tidak mau mengedukasi nasabah kami untuk berspekulasi. Kalau kebutuhan jangka panjang, mereka tidak perlu khawatir dengan fluktuasi kinerja investasi," paparnya.
Hingga kuartal I 2017, total premi yang diraup perseroan sebesar Rp259,7 miliar. Ia optimistis, pendapatan preminya akan naik dua kali lipat hingga akhir tahun nanti.
Adapun, penempatan dana investasi unitlink mayoritas ditaruh di reksa dana saham. Ade mengatakan, hampir 70 persen nasabahnya berorientasi untuk investasi jangka panjang.
"Mereka tidak khawatir karena bukan untuk kebutuhan dua atau tiga tahun, tapi lebih dari 10 tahun," tutup Ade.