Ketika Pedagang Kecil Merasa Terjajah di Negeri Sendiri
CNN Indonesia
Rabu, 16 Agu 2017 09:15 WIB
Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin menjelaskan bahwa kawasan Pasar Gembrong bisa disulap menjadi pasar tematik sebagai pusat perdagangan mainan anak-anak terbesar di Indonesia dan berskala internasional.
Menurutnya, meski di kawasan ini banyak pedagang mainan anak-anak, masih perlu pembenahan dan penataan lagi ke depan.
Di daerah Jakarta, menurut Arief, PD Pasar Jaya juga akan menggandeng pedagang kaki lima untuk bersama-sama mengembangkan pasar agar menjadi lebih modern tanpa harus mengeliminasi para pedagang kecil.
Menurutnya, pedagang harus mengubah citra pasar tradisional yang identik dengan bau dan kumuh.
Arief mengatakan PD Pasar Jaya sudah melakukan perbaikan bangunan pasar-pasar di Jakarta. Dengan perbaikan itu, Arief berharap warga Jakarta bisa berbelanja dengan lebih nyaman tanpa menghilangkan ciri khas berbelanja di pasar yaitu budaya tawar-menawar dan harga yang terjangkau.
Arief ingin minat masyarakat berbelanja di pasar tradisional bisa sama dengan di pasar modern lainnya.
"Kita harus duduk bareng, jangan bermusuhan. Satu-satunya jalan adalah merangkul mereka untuk pedagang yang tidak bisa bergerak banyak," katanya.
Menurutnya, meski di kawasan ini banyak pedagang mainan anak-anak, masih perlu pembenahan dan penataan lagi ke depan.
Di daerah Jakarta, menurut Arief, PD Pasar Jaya juga akan menggandeng pedagang kaki lima untuk bersama-sama mengembangkan pasar agar menjadi lebih modern tanpa harus mengeliminasi para pedagang kecil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief mengatakan PD Pasar Jaya sudah melakukan perbaikan bangunan pasar-pasar di Jakarta. Dengan perbaikan itu, Arief berharap warga Jakarta bisa berbelanja dengan lebih nyaman tanpa menghilangkan ciri khas berbelanja di pasar yaitu budaya tawar-menawar dan harga yang terjangkau.
"Kita harus duduk bareng, jangan bermusuhan. Satu-satunya jalan adalah merangkul mereka untuk pedagang yang tidak bisa bergerak banyak," katanya.