Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara menyebut, pengguna ponsel memiliki peran dalam peningkatan inkluasi keuangan. Saat ini, jumlah pengguna ponsel mencapai 371,4 juta. Namun, jumlah itu masih minim kalau dibandingkan dengan total populasi Indonesia yang mencapai 270 juta penduduk.
Menurutnya, melalui ponsel, probabilitas pengguna untuk menjangkau akses fasilitas lembaga keuangan, seperti perbankan, semakin terbuka lebar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih lagi, masyarakat yang berada di pulau terpencil akan semakin mudah mendapatkan layanan keuangan dengan teknologi digital tersebut. Hal ini dinilai penting untuk Indonesia yang memiliki banyak pulau.
Kepala Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Eni V Panggabean menuturkan, bank sentral mencatat posisi inklusi keuangan saat ini berkisar 50 persen sampai 60 persen dan akan bertahan di level itu pada akhir tahun ini.
BI berkomitmen akan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menggunakan lembaga jasa keuangan dengan berbagai kementerian terkait dalam hal gerakan non tunai.
"Kami galakkan dan itu menjadikan orang semakin mengenal non tunai, ini kerja sama dengan berbagai kementerian, termasuk elektronifikasi jalan tol," jelasnya.