Gandeng Lulu Group, Teh Walini PTPN VIII Rambah Pasar Global

Safyra Primadhyta , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 10:08 WIB
Gandeng Lulu Group, Teh Walini PTPN VIII Rambah Pasar Global Ilustrasi. (Thinkstock/xfotostudio).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII) bekerja sama dengan perusahaan ritel raksasa asal Uni Emirat Arab, Lulu Group Internasional, untuk memperluas distribusi produk hingga ke pasar global.

Hal itu dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) tentang rencana kerja sama pemasaran dan pengembangan produk oleh kedua pihak.

Direktur Utama PTPN VIII Bambang Murtioso mengatakan, kerja sama ini untuk memperkuat produk-produk perseroan agar dapat dipasarkan secara global di jaringan Hypermart Lulu.

"Kami berharap produk-produk PTPN yang dipasarkan Lulu Group bisa diterima pasar," ujar Bambang seperti dikutip dari keterangan resmi, Jumat(13/10).



Sebagai catatan, saat ini kegiatan usaha perseroan meliputi pembudidayaan tanaman, pengolahan atau produksi, dan penjualan komoditi perkebunan teh, karet, kelapa sawit,kina, dan kakao.

Salim Musaliam Veettil Aboo, Direktur Lulu Group Internasional LLC mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi atas kerja sama dengan PTPN VIII. Saat ini, Lulu Group International juga telah melakukan ekspansi ke Indonesia dengan membuka gerai hypermart di Indonesia.

Salim mengatakan pihaknya tertarik untuk memasarkan produk teh Walini, teh putih (white tea), teh hijau (green tea) dan kopi PTPN VIII di 136 hypermart yang berada di Timur Tengah dan dua hypermart yang berada di Indonesia, tepatnya di Bumi Serpong Damai (BSD) dan Cakung .


“Kami yakin kerjasama dengan PTPN VIII sangat potensial. Harapan kami, produk PTPN VIII dapat memenuhi harapan market Indonesia dan Timur Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur HCM Umum Holding PTPN III Seger Budiarjo yang turut menyaksikan penandatangan MOU berharap agar kerja sama ini dapat menumbuhkan sinergi diantara kedua pihak dalam memelihara keberlangsungan serta mengembangkan kerjasama yang saling menguntungkan.

(lav)