Sri Mulyani Akui Masih Banyak Kesenjangan Infrastruktur

Setyo Aji Harjanto, CNN Indonesia | Selasa, 19/12/2017 13:06 WIB
Sri Mulyani Akui Masih Banyak Kesenjangan Infrastruktur Menurut Sri Mulyani, kesenjangan infrastruktur tersebut terdiri dari transportasi publik, sanitasi, perumahan, hingga pengolahan limbah yang tidak memadai. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah mengatakan urbanisasi dapat memberikan dampak ekonomi yang positif apabila dikelola dengan baik. Meski demikian, ia mengakui masih banyak kesenjangan (gap) infrastruktur antar kota di Indonesia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, jika dikelola dengan tepat, maka urbanisasi dapat mendorong konsumsi rumah tangga, investasi, dan pengeluaran pemerintah yang lebih tinggi sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Salah satu langkah kongkrit agar urbanisasi berdampak positif adalah pembangunan infrastruktur," katanya saat konferensi pers Managing Urbanization for Sustainable Cities, di Jakarta Selasa (18/12).



Ia mengatakan, di Indonesia saat ini banyak masyarakat dari desa yang menuju ke kota. Sedangkan masalahnya, saat di kota tidak mendapatkan lingkungan yang lebih baik dan produktif.

"Banyak sekali di Indonesia kota-kota yang menderita apa yang disebut infrastruktur gap yang sangat akut," ujarnya.

Menurutnya kesenjangan infrastruktur tersebut terdiri dari transportasi publik, sanitasi, perumahan, hingga pengolahan limbah yang tidak memadai.

Pemerintah saat ini menurut Sri Mulyani sedang melakukan investasi di bidang infrastruktur agar mendapat kualitas urbanisasi yang baik.


"Pemerintah pusat dan daerah mencoba melakukan investasi infrastruktur untuk bisa menciptakan kondisi lalu lintas manusia, barang dan jasa secara lebih efisien. Ttu dengan transportasi nasional, transportasi di provinsi dan di kota," paparnya.

Lebih lanjut, investasi infrastruktur perumahan yang terkelompok dinilai penting, sehingga tidak menyebar dan menimbulkan pergerakan manusia yang tidak efisien.

Sri Mulyani menambahkan, pengelolaan urbanisasi tidak dapat lepas dari upaya pemerintah membangun daerah pinggiran sehingga diharapkan berdampak pada munculnya pusat-pusat ekonomi baru. Dengan begitu, akan membantu pemerataan sumber daya manusia dan sumber daya pembangunan lainnya. (gir/gir)