Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Semarang Beroperasi Hari Ini

Lavinda, CNN Indonesia | Rabu, 06/06/2018 09:53 WIB
Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Semarang Beroperasi Hari Ini Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kanan) meninjau kesiapan operasional terminal baru Bandara Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/6). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, beroperasi hari ini, Rabu (6/6). Sementara itu, Presiden Joko Widodo akan melakukan peresmian pada Kamis (7/6) besok.

"Tanggal 7 Juni 2018 (Kamis), Bapak Presiden akan meresmikan (Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang) dan tower airnav di sini," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seperti dikutip dari Antara, Selasa (5/6) malam.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi memastikan terminal baru Bandara Ahmad Yani akan mulai dioperasikan pada Rabu (6/6) pagi, ditandai dengan penerbangan perdana sekitar pukul 06.00 WIB.



"Bandara akan dioperasikan pada 6 Juni 2018, penerbangan perdana, sedangkan 5 Juni 2018 boyongan dari terminal lama," tuturnya.

Terminal Baru Bandara Ahmad Yani dibangun oleh PT Angkasa Pura I (Persero) dengan nilai investasi sebesar Rp2,2 triliun dan merupakan bandara terapung di atas air yang pertama di Indonesia.

Pengembangan Bandara di Ibukota Provinsi Jawa Tengah itu termasuk program Percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tertuang dalam Peraturan Presiden No 58 Tahun 2017.


Terminal Baru Bandara Ahmad Yani memiliki luas area 58.652 meter persegi, atau hampir sembilan kali lebih besar dibanding luasan terminal bandara lama yang hanya 6.708 meter persegi.

Setelah selesai dibangun, terminal baru akan mampu menampung sebanyak 7 juta penumpang per tahun atau 19 ribu penumpang setiap harinya. Sedangkan kapasitas terminal lama hanya 800 ribu penumpang per tahun.

Selain terdapat 30 unit counter check in untuk mempercepat pelayanan kepada penumpang maskapai, Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani juga dilengkapi tiga unit garbarata.

Luasan apron baru mencapai 72.522 meter persegi yang dapat menampung 13 pesawat berbadan ramping (narrow body) atau konfigurasi sepuluh pesawat narrow body dan dua pesawat berbadan lebar (wide body) kargo.


Proyek pengembangan Bandara Ahmad Yani terdiri dari lima paket yakni, paket pekerjaan lahan dan jalan akses, dan paket pekerjaan apron dan jalur taksi yang telah rampung seluruhnya. Paket pekerjaan pembangunan terminal baru akan selesai November 2018. Lalu, paket bangunan penunjang dan lansekap serta paket pekerjaan pengelolaan air akan selesai pada 2019. (Antara/lav)