Pemindahan Ibu Kota, Lahan di Kalteng Mulai Dipetakan

Agus Triyono, CNN Indonesia | Sabtu, 14/07/2018 08:28 WIB
Pemindahan Ibu Kota, Lahan di Kalteng Mulai Dipetakan Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Informasi Geospasial (BIG) akan melakukan pemetaan lahan yang digunakan untuk pemindahan ibu kota negara. Pemetaan akan dilakukan di Kalimantan Tengah.

Pejabat Sekretaris Wilayah Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri mengatakan BIG telah melapor dan meminta data lahan yang dipersiapkan sebagai lokasi untuk pemindahan ibu kota.

"Jad,i pemetaan baru diketahui setelah mereka melapor dan minta data," katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (13/7).



Fahrizal mengatakan rencana pemetaan tersebut membuktikan bahwa pemerintah benar-benar ingin melaksanakan rencana mereka untuk memindahkan ibu kota negara.

Menurutnya, sebelum melakukan pemetaan lahan pemerintah sudah memiliki tiga alternatif lokasi yang akan dijadikan lokasi pemindahan ibu kota. Tiga alternatif tersebut adalah Palangka Raya dan sekitar Kalimantan Tengah, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Panajam dan sekitar Kalimantan Timur.

Untuk mengkaji tiga lokasi yang akan dipilih tersebut, pemerintah melibatkan bank dunia. "Alasannya, mereka independen dan obyektif dalam mengambil keputusan," katanya.


Pemerintah berencana memindahkan ibu kota negara dari Jakarta. Langkah tersebut salah satunya dilakukan untuk mengatasi ketimpangan kegiatan ekonomi yang terjadi antara Jakarta atau Jawa dengan wilayah lain.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro beberapa waktu lalu mengatakan total biaya yang diperlukan untuk pemindahan tersebut mencapai Rp1 triliun lebih.

Kebutuhan tersebut rencananya tidak dipikul sendiri oleh pemerintah. Pemerintah akan melibatkan swasta agar beban biaya pemindahan ibu kota tersebut lebih ringan.

(Antara/bir)