BI Pastikan Bank di NTB dan Bali Beroperasi Normal usai Gempa
Agustiyanti | CNN Indonesia
Senin, 06 Agu 2018 12:51 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Bank Indonesia memastikan kegiatan perbankan di Nusa Tenggara Barat dan Bali berlangsung normal pascabencana gempa bumi yang terjadi kemarin hingga hari ini di wilayah tersebut.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman menjelaskan saat ini kantor Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Bali tetap beroperasi pada hari ini meski diguncang gempa sejak kemarin.
Menurut dia, kegiatan layanan kantor BI provinsi Bali beroperasi normal untuk kegiatan transaksi sistem pembayaran (nontunai) dan pengelolaan uang tunai. Sementara kantor BI provinsi NTB tetap beroperasi melayani transaksi sistem pembayaran.
"Sedangkan kegiatan kas dilakukan sesuai kebutuhan perbankan," ujar Agusman dalam keterangan resmi, Senin (6/8).
BI, menurut Agusman, akan terus memantau perkembangan yang terjadi dan melakukan pengkinian informasi terkait kegiatan kas agar beroperasi normal. Bank sentral juga akan memastikan uang rupiah dalam jumlah yang cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat.
"Berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga terkait, BI akan senantiasa memantau perkembangan kondisi pasca gempa dan memastikan pelayanan transaksi di masyarakat dapat tetap berjalan dengan lancar dan aman," jelas dia. (agi)
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman menjelaskan saat ini kantor Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Provinsi Bali tetap beroperasi pada hari ini meski diguncang gempa sejak kemarin.
Lihat juga:BI Klaim Inflasi Bengkak Bukan karena Rupiah |
Menurut dia, kegiatan layanan kantor BI provinsi Bali beroperasi normal untuk kegiatan transaksi sistem pembayaran (nontunai) dan pengelolaan uang tunai. Sementara kantor BI provinsi NTB tetap beroperasi melayani transaksi sistem pembayaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BI, menurut Agusman, akan terus memantau perkembangan yang terjadi dan melakukan pengkinian informasi terkait kegiatan kas agar beroperasi normal. Bank sentral juga akan memastikan uang rupiah dalam jumlah yang cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat.
"Berkoordinasi dengan perbankan dan lembaga terkait, BI akan senantiasa memantau perkembangan kondisi pasca gempa dan memastikan pelayanan transaksi di masyarakat dapat tetap berjalan dengan lancar dan aman," jelas dia. (agi)