405 Emiten Kantongi Laba Bersih Rp244 Triliun

CNN Indonesia | Selasa, 06/11/2018 09:31 WIB
405 Emiten Kantongi Laba Bersih Rp244 Triliun Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 405 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan laba bersih total Rp244 triliun di kuartal III 2018 kemarin. Raihan laba 405 emiten tersebut meningkat 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp218 triliun. 

Dari 405 perusahaan yang mengantongi laba, 301 di antaranya mengalami kenaikan laba bersih.
 Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan hingga 1 November 2018, sebanyak 519 perusahaan tercatat telah menyampaikan laporan keuangan kuartal III 2018 dari total 610 perusahaan tercatat.

Dari 519 emiten yang telah menyampaikan laporan keuangan, 405 emiten meraih untung.
 "Sebanyak 46 perusahaan tercatat yang pada periode 30 September 2017 membukukan rugi bersih menjadi membukukan laba bersih pada periode 30 September 2018," kata Nyoman dalam keterangan tertulis, Senin (5/11). 



Selain laba, Nyoman mengungkapkan pendapatan emiten juga bertumbuh 10 persen dari Rp1.876 triliun pada kuartal III 2017 menjadi Rp2.061 triliun pada kuartal III 2018. Dari sisi total aset, meningkat 6 persen menjadi Rp9.687 triliun pada sembilan bulan di tahun 2018 dari Rp9.177 triliun di akhir 2017.   

"Secara umum, kinerja keuangan perusahaan tercatat meningkat jika dibandingkan dengan periode sebelumnya," tutur Nyoman. 

Nyoman menyebut seluruh sektor membukukan pertumbuhan pendapatan dan aset. Sektor pertambangan (mining), aneka industri (miscellaneous industry), serta perdagangan dan jasa (trade-service and investment) mencatat pertambahan pendapatan terbesar

Sektor pertambangan (mining), aneka industri (miscellaneous industry), dan properti (property, real estate and building construction) juga meraih kenaikan aset terbesar.
 Di sisi lain, sektor industri dasar (basic industry and chemical)aneka industri (miscellaneous industry), dan properti (property,real estate and building construction) mengantongi peningkatan laba bersih tertinggi. 


Dari 405 perusahaan tercatat yang meraih cuan di kuartal III 2018, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) keluar sebagai juara dengan laba paling jumbo. BBRI meraih laba Rp23,54 triliun naik 14,6 persen dari periode sebelumnya yang Rp20,54 triliun. PT Astra International Tbk (ASII) menyusul di urutan kedua dengan raihan laba sebesar Rp21,57 triliun atau melejit 24,1 persen dari sebelumnya Rp17,38 triliun. 

Meskipun raihan untung merosot 20,4 persen, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) bertengger di posisi ketiga perusahaan dengan laba terbesar. Laba emiten telekomunikasi plat merah ini sebesar Rp20,68 triliun dari sebelumnya Rp26,01 triliun. 

Tak mau kalah dari BBRI, dua emiten dari sektor perbankan menempati ranking empat dan lima perusahaan dengan capaian untung terbesar. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) meraih laba Rp18,70 triliun tumbuh 19,7 persen dari periode sebelumnya Rp15,62 triliun.

Menutup peringkat lima besar adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Laba BBCA mekar 9,8 persen menjadi Rp18,50 triliun dari Rp16,85 triliun.
 



(ulf/agt)