Guna mencapai target tersebut, pemerintah kata Ma'ruf telah menyusun beberapa langkah strategis. Salah satunya, menyusun kebijakan penanggulangan kemiskinan melalui upaya pengurangan beban pengeluaran masyarakat miskin serta mendorong peningkatan pendapatan.
Untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, Ma'ruf menyatakan pemerintah saat ini telah menggelontorkan bantuan sosial berbentuk, program keluarga harapan (PKH), program bantuan pangan (Rastra dan Bantuan Pangan Non-Tunai), program Indonesia pintar (PIP) dan program Indonesia pintar kuliah (PIP-K).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap kebijakan tersebut bisa menjadi solusi dalam mengatasi kemiskinan. Atas dasar itulah, Selasa ini ia mengumpulkan para menteri di kantornya agar semua program pengentasan kemiskinan yang dijalankan pemerintah tersebut bisa efektif.
BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia sampai dengan September 2019 mencapai 24,79 juta orang. Angka tersebut menurun 0,88 juta orang dibandingkan dengan September 2018.
Meskipun turun, BPS mencatat disparitas kemiskinan antar daerah dan kota di Indonesia masih tinggi. Tercatat, persentase kemiskinan kota masih mencapai 6,56 persen. Sementara itu untuk desa, tingkat persentase penduduk miskin mencapai 12,6 persne.
(rzr)