Menurut dia, salah satu solusi untuk kendala arus kas adalah memberikan fasilitasi restrukturisasi kredit.
"Hampir semua perusahaan perlu dapat restrukturisasi kredit, bukan hanya sektor UMKM," ujar Agus dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (20/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang sama, Agus juga mengingatkan bahwa industri harus tetap beroperasi dengan memperhatikan protokol kesehatan di tengah pandemi.
"Industri tidak boleh berhenti karena industri adalah kontributor perekonomian terbesar bagi Indonesia," ujarnya.
"IOMKI adalah komitmen dari kami, bahwa industri harus tetap beroperasi dengan memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor industri manufaktur merupakan kontributor terbesar dalam perekonomian nasional. Per kuartal I 2020, porsinya mencapai 19,98 persen.
Kendati demikian, laju pertumbuhannya hanya 2,06 persen atau melambat dari periode yang sama tahun lalu, 3,85 persen. Perlambatan itu disebabkan oleh pandemi virus corona.
[Gambas:Video CNN]
(sfr/agt)