"Bulan ramadan dan syawal tahun ini kita lalui dengan tidak biasa. Tidak sekadar melawan rasa lapar, dahaga, namun juga melawan rasa ketakutan, melawan nafsu untuk berbuat yang membahayakan jiwa raga kita dan orang lain di dalam masa pandemi," ujar Ani, panggilan akrabnya, lewat sosial media Instagram, Minggu (24/5).
Namun demikian, ia meyakini esensi ramadan dan lebaran tetap sama untuk umat muslim, yakni melakukan amalan dan ibadah guna mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama, ia turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Kementerian Keuangan yang telah berkomitmen menjalankan tugasnya di tengah wabah virus corona.
[Gambas:Video CNN]
Meski tak saling bertatap muka secara langsung, namun Ani yakin bahwa jembatan persaudaraan yang ada masih terjalin erat.
Tak lupa, ia juga mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatan. "Minal aidil wal faizin, mohon maaf lahir dan batin," ucapnya menutup.
[Gambas:Video CNN]
(wel/bir)