SMI: Lawan Nafsu Bahayakan Diri dan Orang Lain Saat Pandemi

CNN Indonesia | Minggu, 24/05/2020 13:24 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi keterangan kepada media terkait  Realisasi APBN 2018, Jakarta (2/1). Perekonomian Indonesia diprakirakan tumbuh hingga 5,15% di 2018, hal tersebut didukung oleh stabilitas pertumbuhan konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, dan peningkatan investasi. ( CNN Indonesia / Hesti Rika) Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut ramadan dan lebaran tahun ini melawan nafsu untuk membahayakan jiwa raga diri dan orang lain di tengah pandemi corona. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut bahwa ramadan dan lebaran pada tahun ini tidak biasa. Hal ini dimaksudkan untuk menggambarkan hari raya kemenangan umat muslim di tengah pandemi virus corona.

"Bulan ramadan dan syawal tahun ini kita lalui dengan tidak biasa. Tidak sekadar melawan rasa lapar, dahaga, namun juga melawan rasa ketakutan, melawan nafsu untuk berbuat yang membahayakan jiwa raga kita dan orang lain di dalam masa pandemi," ujar Ani, panggilan akrabnya, lewat sosial media Instagram, Minggu (24/5).

Namun demikian, ia meyakini esensi ramadan dan lebaran tetap sama untuk umat muslim, yakni melakukan amalan dan ibadah guna mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.


Ia tidak menjelaskan arti tak biasa dalam melewati Idulfitri 1441 Hijriah. Namun diketahui, lebaran kali ini dilalui di tengah pandemi virus corona. Pemerintah pun mengimbau agar masyarat menggelar salat id dari rumah masing-masing. Biasanya, salat id dilakukan di masjid atau lapangan terbuka.

"Bulan puasa saat ini bukanlah bulan puasa biasa, ramadhan dan idulfitri tahun ini juga tak biasa," ucapnya dalam unggahan video.

Meski demikian, ia menuturkan selama sebulan penuh tidak ada perubahan dalam mengamalkan nilai suci ramadan, seperti menahan diri dari nafsu, dan ketakutan.

Dalam kesempatan yang sama, ia turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Kementerian Keuangan yang telah berkomitmen menjalankan tugasnya di tengah wabah virus corona.

[Gambas:Video CNN]

Meski tak saling bertatap muka secara langsung, namun Ani yakin bahwa jembatan persaudaraan yang ada masih terjalin erat.

Tak lupa, ia juga mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatan. "Minal aidil wal faizin, mohon maaf lahir dan batin," ucapnya menutup.

[Gambas:Video CNN]

(wel/bir)