Ketua Umum AEI Franciscus Welirang yakin di tengah penyebaran virus corona, pihaknya dapat mengambil berkah dari tatanan baru rantai pasokan global yang 20 persennya dipegang Negeri Tirai Bambu.
"Pandemi covid-19 ini juga memberikan suasana baru pada rantai pasokan dunia yang tadinya dikuasai 20 persen oleh China kini bergeser ke beberapa negara lain. Karena pandemi, kami berpeluang mengambil cake (bagian) dari rantai pasokan global itu," ucapnya lewat video conference pada Kamis (11/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bank Artos Ganti Nama Jadi Bank Jago |
Untuk itu, Airlangga berpesan kepada AEI untuk memastikan investor asing mampir ke pasar modal dalam negeri pada tatanan normal baru. "Tugas AEI dan BEI untuk memastikan capital outflow berputar menjadi inflow," pungkasnya.
Bank Indonesia (BI) mencatat aliran keluar modal asing pada pekan pertama dan kedua Mei 2020 sekitar Rp5,9 triliun. Besarnya arus modal keluar di pasar saham itu, menurutnya, tak bisa dilepaskan dari kondisi pasar saham global yang masih tak menentu.
[Gambas:Video CNN]
"(Pasar) saham memang masih mengalami outflow. Di minggu kedua, outflow Rp2,72 triliun, Minggu pertama adalah Rp3,19 triliun," tuturnya dalam video conference, Kamis (28/5).
Bank sentral mencatat terdapat arus modal masuk inflow di pasar SBN sebesar Rp6,15 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan arus masuk modal asing di pasar SBN pada pekan pertama sebesar Rp2, 97 triliun.
Lihat juga:KB Kookmin Bank Resmi Kuasai Bukopin |