Jokowi Siapkan Kredit Rp2 Juta untuk Usaha Rumahan

CNN Indonesia | Rabu, 29/07/2020 17:27 WIB
Presiden Jokowi akan memberikan kredit Rp2 juta per keluarga dengan bunga rendah khusus untuk usaha rumahan. Presiden Jokowi akan memberikan kredit Rp2 juta per keluarga dengan bunga rendah khusus untuk usaha rumahan. (Muchlis - Biro Setpres).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyiapkan program kredit sebesar Rp2 juta per keluarga dengan bunga rendah untuk UMKM skala rumahan. Program ini melengkapi bantuan modal kerja sebesar Rp2,4 juta per orang yang juga menyasar kalangan UMKM.

Rencana program ini disampaikan oleh Waki Menteri I BUMN sekaligus Ketua Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers virtual dari Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (29/7). 

"Kredit Rp2 juta untuk masing-masing keluarga dan kami bisa tambahkan sesuaikan dengan kebutuhan modal kerja mereka," ungkap Budi Gunadi. 


Rencananya, kredit berbunga rendah ini bisa dinikmati UMKM skala rumahan yang sudah memiliki usaha, baru mau memulai usaha, hingga yang merupakan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Kendati begitu, ia belum menjelaskan berapa tingkat bunga rendah yang dimaksud. Begitu pula terkait jangka waktu atau tenor kredit yang akan diberikan dan ketentuan rinci lainnya.

Ia juga belum memberi kepastian apakah pemerintah sudah mengantongi data calon penerima kredit tersebut. 

Hanya saja, ia memastikan program kredit berbunga rendah ini akan segera meluncur ke masyarakat. "Kami akan dorong dan monitor ketat pelaksanaannya dalam dua sampai empat minggu ke depan, mudah-mudahan angkanya bisa segera saya lihat," jelasnya.

Budi mengatakan program ini sengaja dikeluarkan pemerintah agar para UMKM di sektor informal bisa segera bangkit dari tekanan ekonomi di tengah pandemi virus corona atau covid-19. Di sisi lain, pemerintah juga akan memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

Bantuan itu sebesar Rp2,4 juta per orang. Rencananya, bantuan ini akan menyasar ke 10 juta sampai 12 juta UMKM, namun implementasi awal ditargetkan bisa dikantongi lebih dulu oleh satu juta UMKM. 

"Kami mulai dari satu juta UMKM yang sudah diidentifikasi, nanti akan naik secara bertahap ke 12 juta UMKM. Kami harapkan ini bisa digunakan bukan hanya untuk kehidupan sehari-hari, tapi juga bisa digunakan oleh mereka untuk usaha," terang Budi.

Sebelumnya, pemerintah juga sudah punya program stimulus untuk UMKM dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp123,46 triliun. Dari jumlah itu, realisasi baru sekitar 25 persen sampai saat ini. 

[Gambas:Video CNN]



(uli/bir)