Penjualan Sukuk Hijau ST007 Tembus Rp5,42 Triliun

Christine Novita Nababan, CNN Indonesia | Rabu, 02/12/2020 05:50 WIB
Pemerintah menetapkan hasil penjualan sukuk hijau ritel ST007 sebesar Rp5,42 triliun dengan jumlah investor 16.992 orang. Pemerintah menetapkan hasil penjualan sukuk hijau ritel ST007 sebesar Rp5,42 triliun dengan jumlah investor 16.992 orang. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah mematok hasil penjualan sukuk hijau ritel ST007 sebesar Rp5,42 triliun. Dana segar itu akan dimanfaatkan seluruhnya untuk proyek ramah lingkungan.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan menyebut jumlah investor sukuk hijau ritel ST007 sebanyak 16.992 orang.

Ini merupakan hasil penjualan dengan nominal terbesar dan jumlah investor terbanyak sepanjang sejarah penerbitan sukuk tabungan.


"Sebanyak 4.276 dari jumlah investor merupakan investor baru dengan sebagian besar di antaranya atau 56,71 persen merupakan generasi milenial," tulis DJPPR Kemenkeu, dikutip Selasa (1/12).

Namun, bila diteliti lebih jauh, volume pemesanan terbesar masih didominasi oleh generasi baby boomers, yaitu sebesar Rp2,3 triliun atau 43,34 persen.

Porsi ini tidak jauh berbeda dengan penerbitan sukuk ST005 dan ST006 masing-masing 42,76 persen dan 43,20 persen.

Dari jumlah investor tersebut, sebanyak 168 investor merupakan pelanggan setia yang telah membeli sukuk sejak seri ST002 hingga ST007.

Berdasarkan wilayahnya, Indonesia Barat selain DKI Jakarta menjadi wilayah dengan volume pemesanan dan investor terbesar dengan porsi 45,78 persen atau bernilai Rp2,48 triliun. Adapun, jumlah investornya mencapai 9.566 orang.

Pun begitu, DKI Jakarta masih mencatat penjualan terbesar dengan nilai pemesanan Rp2,4 triliun dan investor sebanyak 5.908 orang. Angka ini nyaris serupa dengan penjualan sukuk tabungan seri-seri sebelumnya.

Dilihat berdasarkan profesinya, karyawan swasta mendominasi pemesanan sukuk, yakni sebanyak 6.221 orang. Tetapi, apabila dilihat dari volume pemesanannya, wiraswasta memesan lebih banyak, yakni Rp1,89 triliun atawa 34,91 persen.

Sementara itu, mitra distribusi yang mencatat penjualan terbesar untuk kategori bank umum adalah BCA. Yakni, Rp1,73 triliun. Sedangkan, bank umum syariah dipegang oleh Bank Syariah Mandiri dengan pemesanan Rp133,62 miliar.

Sekadar informasi, sebagian proyek hijau yang akan dibiayai dari penerbitan sukuk ini adalah proyek infrastruktur di Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Beberapa proyek bertujuan untuk mendukung ekonomi produktif dan ketahanan pangan, antara lain layanan bandara, kenavigasian, pelabuhan, embung, dan jaringan irigasi, serta unit air beku.

[Gambas:Video CNN]



(bir/sfr)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK