7 Mitos dan Fakta Tentang Keguguran
Utami Widowati | CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2015 18:27 WIB
Awal tahun ini, jurnal Obstetrics and Gynecology melansir data bahwa sejumlah besar wanita punya anggapan yang salah tentang penyebab keguguran. Hal ini kemudian memunculkan perasaan bersalah dan malu ketika keguguran terjadi.
Namun situs NHS secara tegas menyebutkan bahwa peningkatakan risiko keguguran tidak ada hubungannya dengan “kondisi emosional ibu selama kehamilan, seperti misalnya stres dan derpresi.”
Elizabeth Duff, penasehat senior kebijakan kesehatan di Inggris mengatakan, “Hanya ada sangat sedikit bukti tentang hal itu. Jika wanita mengalami keguguran, lebih sering itu terjadi tanpa sebab yang spesifik.”
Namun situs NHS secara tegas menyebutkan bahwa peningkatakan risiko keguguran tidak ada hubungannya dengan “kondisi emosional ibu selama kehamilan, seperti misalnya stres dan derpresi.”
Elizabeth Duff, penasehat senior kebijakan kesehatan di Inggris mengatakan, “Hanya ada sangat sedikit bukti tentang hal itu. Jika wanita mengalami keguguran, lebih sering itu terjadi tanpa sebab yang spesifik.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mitos mengangkat beban berat bisa membuat perempuan alami keguguran.
BACA HALAMAN BERIKUTNYA