Buah 'Terlarang' Bagi Penderita Diabetes

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Jumat, 27/05/2016 09:03 WIB
Buah 'Terlarang' Bagi Penderita Diabetes Beberapa jenis buah dengan indeks glikemik tinggi tidak disarankan dikonsumsi penderita diabetes. (EvolvingScenes/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mengonsumsi buah selama ini selalu dianggap sebagai solusi sehat dalam berbagai kondisi. Namun, sebenarnya mengonsumsi buah pun perlu mempertimbangkan beberapa faktor, terutama buah tropis yang banyak tumbuh di Indonesia.

“Kebanyakan buah lokal atau musiman yang ada di Indonesia seperti mangga atau sawo, tergolong buah dengan indeks glikemik tinggi. Buah dengan golongan ini sebenarnya yang perlu diperhatikan," kata Fiastuti Witjaksono, Kepala Departemen Gizi RSCM dan spesialis gizi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia saat ditemui CNNIndonesia.com di Cikini, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Indeks glikemik (GI) adalah angka yang menggambarkan keterkaitan antara gula darah setelah seseorang mengonsumsi jenis makanan tertentu. GI menggambarkan jumlah kenaikan gula darah seseorang setelah mengonsumsi makanan tertentu.


Kondisi GI pada makanan ini, banyak menjadi patokan diet bagi penderita diabetes. Pasalnya, diabetesi perlu memperhatikan asupan nutrisi karena labilnya perubahan kadar gula darah yang terjadi pada fisiologi tubuh.

Diabetesi sangat mudah mengalami penurunan gula darah ekstrim saat tidak makan. Namun ketika sudah makan, para pengidap diabetes dapat mengalami kenaikan gula darah terlewat tajam.

Kondisi labil ini dapat menyebabkan kerusakan pada organ, terutama yang berkaitan dengan kardiovaskular seperti pembuluh darah dan jantung.

"Indeks glikemik rendah berefek pada peningkatan kadar gula darah yang landai. Sedangkan indeks glikemik tinggi dapat berdampak pada peningkatan kadar gula darah secara drastis," kata Fiastuti.

"Bagi para penderita diabetes, tidak boleh mengonsumsi buah yang manis. Sedangkan bagi orang normal, tidak masalah. Namun sebenarnya selalau ada pilihan, kalau ingin sehat ya pilih buah-buahan yang membuat sehat," kata Fiastuti.

Menurut hasil penelitian dan rekomendasi Kementerian Pertanian Amerika Serikat (USDA), kandungan GI pada buah tropis seperti nanas, pepaya, pisang, dan mangga cenderung tinggi. Sedangkan buah dari negara sub-tropis seperti kiwi memiliki GI lebih rendah dibanding buah tropikal.

Seperti data yang ditunjukkan Fiastuti berdasarkan USDA dan penelitian tentang kiwi. Diketahui nanas memiliki GI sebesar 68, disusul oleh pepaya sebesar 60, pisang kadar GI-nya 56, dan mangga sekitar 55. Angka GI ini jauh lebih tinggi dibanding kiwi, yakni sekitar 38.

Beberapa buah lainnya juga tercatat memiliki kandungan gula yang tinggi sehingga disarankan dikonsumsi dalam jumlah terkendali. Buah tersebut adalah nanas, melon, pisang, mangga, peach, apel, plum, jeruk, anggur, semangka, dan kismis.

Sedangkan buah dengan rendah gula disarankan dikonsumsi lebih sering guna keseimbangan energi. Buah tersebut adalah grapefruit, apel hijau, kiwi, berry, lemon, dan jeruk limau.

"Baiknya memang pilih yang tidak manis, atau yang memiliki GI rendah. Beberapa apel lokal juga ada yang tidak manis,” kata Fiastuti. (les)


BACA JUGA