Jatuh Bangun ODHA dan Mimpi Memiliki Keturunan

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Kamis, 01/12/2016 17:36 WIB
Sekalipun kasus HIV/AIDS dianggap 'mimpi buruk' oleh sebagian masyarakat, toh tidak menyurutkan semangat ODHA untuk memiliki keturunan. (GGOMANG/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak pasangan yang telah menikah mengimpikan segera berganti status menjadi orang tua, memiliki keturunan yang sehat dan lucu, tidak terkecuali orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Namun mimpi indah tersebut kadang berubah menjadi mimpi buruk bagi ODHA. Mereka dihantui pertanyaan: bagaimana mungkin menumbuhkan kehidupan baru, bila kehidupan sendiri digerogoti virus yang melemahkan daya tahan tubuh?

Belum lagi stigma yang beredar di masyarakat tentang ODHA. Meski HIV/AIDS bukan isu baru di Indonesia. Kasus pertamanya sudah muncul sejak 1987, dan penanganan secara resmi oleh Pemerintah Indonesia sudah dimulai pada 1994.


Sekalipun kasus HIV/AIDS masih dianggap 'mimpi buruk' oleh sebagian masyarakat, toh tidak menyurutkan semangat sebagian ODHA untuk terus menjalani kehidupan, termasuk memiliki keturunan, seperti Ayu dan Wahyu.

Kepada CNNIndonesia.com keduanya menceritakan tentang perjuangan, jatuh-bangun, mimpi, dan harapan mereka bersama pasangan masing-masing untuk mewujudkan satu mimpi manusiawi: menjadi orang tua.

(vga/vga)
1 dari 4