10 Tips Rahasia Memasak Steak dari Koki Restoran

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 11/07/2020 15:09 WIB
Grilled top blade, Denver steak. Marble meat beef. Black background. Top view. Ilustrasi. Setiap koki memiliki rahasianya masing-masing saat meracik sepotong steak dengan kelembutan dan kelezatan yang sempurna. (Istockphoto/Vladimir Mironov)
Jakarta, CNN Indonesia --

Memasak steak yang sempurna tentu bukan perkara mudah. Tingkat kematangan, potongan, hingga bumbu yang sempurna pada steak yang disajikan di restoran rasanya agak sulit untuk ditiru di rumah.

Wajar saja jika sulit ditiru. Setiap koki memang memiliki rahasianya masing-masing saat meracik sepotong steak dengan kelembutan dan kelezatan yang sempurna.

Berikut beberapa rahasia koki saat membuat steak, melansir The Daily Meal.


1. Menggunakan daging segar, bukan beku

Daging beku memang lebih murah dan tahan lama. Tapi, menggunakan daging beku hanya akan membuat kualitas steak menurun.

Chef Michael Senich dari LongHorn Steakhouse mengatakan, proses pembekuan akan membuat daging dikelilingi oleh kristal es. Pencairan yang kurang tepat akan menimbulkan masalah saat proses memasak.

"Untuk hasil terbaik, selalu gunakan daging segar," ujar Senich.

2. Panggangan yang bersih

Semua proses pemanggangan di LongHorn Steakhouse, ujar Senich, menggunakan alat panggang yang bersih. Alat panggang yang bersih membuat potongan daging steak tak akan menempel.

Bersihkan panggangan dengan sempurna sebelum mulai memanggang daging.

3. Daging didiamkan sebelum dimasak

Biarkan daging beristirahat setelah dikeluarkan dari lemari pendingin. Diamkan daging pada suhu ruang selama 20-30 menit sebelum dimasak. Membiarkan daging mencapai suhu kamar sebelum dimasak adalah salah satu tips terbaik untuk memasak berbagai jenis daging.

4. Daging yang tebal

Ketebalan daging yang disajikan di restoran rata-rata mencapai sekitar 5 sentimeter. Tak hanya terlihat lebih mengesankan di atas piring, ketebalan steak juga memberikan lebih banyak waktu untuk proses karamelisasi.

5. Banyak taburan garam

Para koki steak umumnya kerap menaburkan garam pada daging sebelum dimasak. Biasanya mereka menggunakan garam laut.

6. Bumbu lain yang sederhana

Black Angus Garcia menyarankan untuk menambahkan bumbu favorit Anda ke dalam campuran garam dan merica sebelum dimasak. Bubuk bawang putih dan bawang bombai akan memberikan rasa gurih yang luar biasa.

7. Banyak mentega

Apakah Anda suka mendengar efek mendesis saat steak disajikan? Suara mendesis itu muncul dari mentega yang dioleskan dalam wajan tepat sebelum steak disajikan.

Steakhouse pada umumnya akan menggunakan segala macam teknik untuk memastikan steak yang disajikan beraroma.

8. Sering dibolak-balik

Agar daging matang merata, para koki selalu membolak-balikkan steak yang dimasak setiap tiga hingga empat menit sekali.

9. Didiamkan setelah dimasak

Senich mengatakan, kesalahan terbesar yang dilakukan oleh koki rumahan adalah memotong steak terlalu cepat. Hal itu membuat uap air menetes keluar dengan cepat.

Sebelum disajikan sempurna, diamkan steak selama satu hingga dua menit untuk memastikannya tetap juicy saat disajikan.

10. Gunakan penjepit, bukan garpu

Jangan gunakan garpu saat memasak. Alih-alih memakai garpu, Anda disarankan untuk membolak-balik daging dengan menggunakan penjepit. Menggunakan garpu hanya akan menembus daging sapi dan menghilangkan juicy-nya.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]


BACA JUGA