Mengenal Mastitis, Penyakit Radang Kelenjar Susu

tim, CNN Indonesia | Selasa, 15/09/2020 18:05 WIB
Artis Citra Kirana dilarikan ke rumah sakit karena penyakit mastitis. Apa gejala dan penyebabnya? ilustrasi: Artis Citra Kirana dilarikan ke rumah sakit karena penyakit mastitis. Apa gejala dan penyebabnya?(Istockphoto/ Amax Photo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Artis Citra Kirana dilarikan ke rumah sakit karena penyakit mastitis. Mastitis merupakan peradangan pada kelenjar susu yang dapat terjadi pada siapa saja baik pria atau wanita, tapi umumnya menyerang pada ibu menyusui.

Pada ibu menyusui, radang payudara ini dikenal juga dengan mastitis laktasi. Citra Kirana yang baru saja melahirkan anak pertamanya pada akhir Agustus lalu mengalami mastitis laktasi.

Mastitis menyebabkan payudara menjadi nyeri, bengkak, hangat, dan kemerahan. Orang yang mengalami radang pada payudara ini juga bisa mengalami demam dan kedinginan karena disertai dengan infeksi.


Mastitis laktasi juga dapat membuat penderitanya merasa lesu sehingga sulit untuk memberikan ASI pada si buah hati.

Dikutip dari Mayo Clinic, penyebab utama mastitis adalah ASI yang terperangkap di payudara. Penyebab lain juga dapat berupa saluran susu yang tersumbat. Hal ini dapat terjadi ketika payudara tidak benar-benar kosong ketika menyusui. Situasi ini membuat bakteri dapat berkembang biak dan menyebabkan peradangan.

Tanda dan gejala mastitis sering kali muncul secara tiba-tiba. Berikut gejala mastitis yang kerap muncul :
1. Payudara terasa nyeri atau hangat saat disentuh
2. Payudara membengkak
3. Penebalan jaringan payudara, atau benjolan payudara
4. Nyeri atau sensasi terbakar terus menerus atau saat menyusui
5. Kemerahan pada kulit, seringkali berbentuk baji
6. Umumnya merasa sakit
7. Demam hingga 38 derajat Celcius atau lebih.

Siapa saja dapat mengalami mastitis. Namun, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami mastitis. Faktor risiko itu meliputi puting yang sakit atau pecah-pecah, mengenakan bra yang terlalu ketat, menekan payudara, membawa tas yang berat, lelah dan stres, nutrisi buruk, serta merokok.

Radang kelenjar susu ini harus segera diobati agar tidak menimbulkan komplikasi. Segera ke rumah sakit jika Anda mengalami mastitis.

Mastitis juga dapat dicegah dengan teknik pemberian ASI yang benar.
1. Mengeringkan seluruh ASI dari payudara saat menyusui.
2. Biarkan bayi Anda mengosongkan satu payudara sepenuhnya sebelum beralih ke payudara lainnya selama menyusui.
3. Ubah posisi yang Anda gunakan untuk menyusui dari satu menyusui ke menyusui berikutnya.
4. Pastikan bayi Anda menempel dengan benar selama menyusu.
5. Berhenti merokok.

(ptj/chs)

[Gambas:Video CNN]