Cara Diabetes Memperparah Covid-19 dan Pencegahannya

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 09:45 WIB
Wasekjen MUI Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia akibat komplikasi Covid-19 karena komorbid diabetes. Bagaimana diabetes bisa memperparah Covid-19? Ilustrasi. Diabetes menjadi salah satu komorbid paling mematikan bagi pasien Covid-19. (iStockphoto/Ovidiu Dugulan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustaz Tengku Zulkarnain meninggal dunia akibat terpapar virus corona penyebab Covid-19. Ustaz berdarah Melayu Deli ini diketahui memiliki komorbid diabetes.

"Iya ada DM [diabetes melitus]. Ada penyakit bawaan lah. Sehingga kalau kena Covid-19 jadi lebih parah," ujar Direktur HRD dan Corporate Communication Tabrani Group, Ian Machyar kepada CNNIndonesia.com, Senin (10/5).

Diabetes memang menjadi salah satu komorbid atau penyakit bawaan yang bisa memperparah Covid-19. Diabetes berada di posisi ketiga dari daftar empat komorbid yang paling mematikan berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19. Selain diabetes, ada pula penyakit ginjal, penyakit jantung, dan hipertensi yang turut memperparah Covid-19.


Risiko kematian akan meningkat pada pasien dengan diabetes. "Itu bisa empat sampai enam kali lipat," ujar Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Profesor Ketut Suastika, beberapa waktu lalu.

Mengutip laman American Diabetes Association, infeksi virus, termasuk di antaranya SARS-CoV-2, dapat meningkatkan peradangan atau pembengkakan internal pada pengidap diabetes. Hal ini juga dapat disebabkan oleh kadar gula darah yang tinggi dan membuat peradangan dapat menyebabkan komplikasi yang parah.

Saat terinfeksi virus, pengidap diabetes akan menghadapi peningkatan risiko ketoasidosis diabetik (DKA), yang umumnya dialami oleh pengidap diabetes tipe-1.

DKA merupakan komplikasi diabetes yang ditandai dengan tingginya kadar keton di dalam tubuh. Salah satu tanda khas yang sering muncul adalah bau mulut yang beraroma buah. Kondisi ini memerlukan penanganan medis sesegera mungkin.

DKA dapat mempersulit pengelolaan asupan cairan dan kadar elektrolit yang penting dalam menangani sepsis. Sepsis sendiri merupakan komplikasi serius yang dialami beberapa pasien Covid-19.

Namun, penting untuk diingat, bahwa orang dengan diabetes akan bervariasi dari segi usia, komplikasi yang dialami, dan seberapa baik mereka mengelola kadar gula darah. Kadar gula darah yang dikelola dengan baik dapat menurunkan risiko komplikasi.

Cara Mencegah Covid-19 pada Orang dengan Diabetes

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK