10 Kalimat Tanda Gaslighting yang Perlu Diwaspadai

CNN Indonesia
Senin, 27 Sep 2021 05:02 WIB
Waspada tanda gaslighting yang merupakan bentuk kekerasan mental atau emosional dan dapat merusak korban. Ilustrasi. Waspada tanda gaslighting yang merupakan bentuk kekerasan mental atau emosional dan dapat merusak korban. (iStock/kumikomini)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gaslighting adalah suatu bentuk penyalahgunaan kala seseorang memanipulasi dan menggunakan gangguan dengan memutarbalikkan kebenaran hingga membuat lawannya mempertanyakan realitasnya sendiri.

Istilah ini berasal dari sebuah drama dan film bertajuk Gaslight yang rilis pada 1944. Dalam film ini, seorang suami mencoba meyakinkan istrinya bahwa dia gila.

Salah satu metode yang dia gunakan adalah meredupkan lampu bertenaga gas di rumah, dan ketika istri menyadarinya, ia bersikeras bahwa keadaan masih terang.


Robin Stern PhD, psikoanalis serta penulis The Gaslight Effect: How to Spot and Survive the Hidden Manipulation Others Use to Control Your Life, menyebut gaslighting bisa sulit dikenali, tetapi sangat merusak.

Gaslighting dapat terjadi dalam semua jenis hubungan, seperti antara bos dan karyawan, orang tua dan anak, antara teman, dan anggota keluarga. Tetapi bentuk yang paling umum terjadi dalam hubungan asmara.

Gaslighting adalah bentuk kekerasan mental atau emosional dan dapat merusak korban.

"Saya memiliki pasien yang memberi tahu saya bahwa itu terasa lebih buruk daripada pelecehan fisik karena setidaknya mereka dapat melihat lukanya dan tahu siapa yang melakukannya," kata Robin Stern.

Menurut Centers For Disease Control and Prevention, lebih dari 43 juta wanita dan 38 juta pria mengalami kekerasan mental atau emosional oleh pasangannya, salah satunya dengan Gaslighting

Psikoterapis, Stephanie Sarkis PhD menilai gaslighting sering dimulai seperti kisah romansa dongeng. Pelaku umumnya tidak memulai dengan kekuatan penuh karena korban bisa segera pergi.

Sebaliknya, mereka mulai perlahan dan bertahap menjadi kasar sampai korban merasa terjebak dan bingung untuk pergi.

Menurut Stern, terdapat tiga fase utama yang dilalui korban selama proses gaslighting dalam sebuah hubungan.

1. Ketidakpercayaan

Ketika pertama kali seseorang mencoba mengubah realitas Anda, kemungkinan besar Anda tidak akan mempercayainya. Anda mungkin memberi tahu mereka bahwa mereka salah.

2. Pertahanan

Semakin banyak terkena gaslighting, semakin Anda mulai mempertanyakan apakah gaslighter (orang yang melakukan gaslighting) tersebut ada benarnya. Namun Anda akan tetap mencoba membela diri dan mencoba menyangkal.

3. Depresi

Setelah beberapa waktu, Anda mulai percaya bahwa omongan mereka, terutama jika gaslight mereka berakar pada rasa takut yang Anda miliki.

Mereka semakin membuat Anda merasa tidak aman dan mempertanyakan realitas Anda. Seiring waktu, Anda akhirnya akan mencapai tahapan ketika kepercayaan diri hancur dan tidak lagi percaya diri.

10 kalimat tanda gaslighting ada di sebelah...

10 Kalimat Tanda Gaslighting yang Perlu Diwaspadai

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER