Jalan Kaki Jadi Tren Gaya Hidup Sehat, Ini 10 Manfaat Hebatnya

CNN Indonesia
Kamis, 08 Jan 2026 07:15 WIB
Ilustrasi. Jalan kaki jadi tren gaya hidup sehat masa kini. (iStockphoto/ gbh007)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jalan kaki jadi tren gaya hidup sehat masa kini. Tak aneh, karena jalan kaki punya segudang manfaat untuk kesehatan.

Setiap orang dianjurkan untuk selalu aktif secara fisik. Olahraga atau aktivitas fisik rutin jadi salah satu kunci utama tubuh yang sehat. Jalan kaki dianggap sebagai aktivitas fisik yang paling mudah dan minim risiko.

Jalan kaki tak terpaut dengan waktu. Kamu bisa melakukannya kapan saja. Jalan kaki juga tak memerlukan peralatan khusus yang membuat olahraga jadi ribet.

Yang perlu kamu siapkan hanyalah niat, air minum, serta baju dan sepatu yang nyaman.

Manfaat jalan kaki

Jalan kaki yang jadi tren gaya hidup masa kini tak lepas dari beragam manfaatnya. Meski tak seintens olahraga kardio, jalan kaki juga mampu meningkatkan detak jantung hingga memperlancar sirkulasi darah.

Merangkum berbagai sumber, berikut manfaat jalan kaki untuk kesehatan.

1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Menukil laman Harvard Health Publishing, aktivitas jalan kaki dapat membantu melindungi tubuh tetap sehat saat musim flu dan pilek seperti saat ini.

Studi terhadap lebih dari 1.000 orang menemukan, mereka yang berjalan kaki setidaknya 20 menit sehari selama lima hari dalam seminggu memiliki risiko sakit 43 persen lebih kecil dibanding mereka yang hanya berolahraga sekali seminggu.

Hal tersebut didapat dari sistem kekebalan tubuh yang semakin kuat akibat jalan kaki. Jika pun sakit, maka durasi dan gejalanya akan lebih ringan.

2. Meredakan nyeri sendi

Ilustrasi. Meredakan nyeri sendi, salah satu manfaat hebat jalan kaki. (iStockphoto/ipopba)

Beberapa penelitian menemukan, berjalan kaki dapat mengurangi nyeri yang berhubungan dengan arthritis. Berjalan kaki sejauh 8-9 kilometer (km) per minggu dapat mencegah datangnya arthritis.

Berjalan kaki melindungi persendian, utamanya lutut dan pinggul, yang paling rentan terhadap osteoarthritis. Berjalan kaki membantu melumasi persendian pada lutut dan pinggul serta memperkuat otot-otot yang menopangnya.

3. Mencegah kanker

Semua jenis aktivitas fisik dapat menurunkan risiko kanker, utamanya kanker payudara.

Sebuah studi dari American Cancer Society menemukan, wanita yang berjalan kaki 7 jam atau lebih per minggu memiliki risiko kanker payudara 14 persen lebih rendah daripada mereka yang hanya berjalan kaki tiga jam per minggu.

Berjalan kaki juga memberikan perlindungan bagi wanita dengan faktor risiko kanker payudara, seperti kelebihan berat badan.

4. Meningkatkan energi dan suasana hati

Mengutip laman British Heart Foundation, berjalan kaki dapat meningkatkan aliran darah serta membantu oksigen dan nutrisi bergerak ke seluruh tubuh. Hal ini membuat tubuh menjadi lebih segar dan berenergi.

Selain itu, berjalan kaki juga dapat melepaskan zat kimia alami yang memicu perasaan positif seperti serotonin, dopamin, dan endorfin.

Sebuah tinjauan terhadap 17 studi oleh para peneliti di Edinburgh University menemukan, berjalan kaki di alam dapat meningkatkan suasana hati serta mengurangi stres dan kecemasan.

Simak manfaat jalan kaki yang jadi tren gaya hidup sehat lainnya di halaman berikutnya..

Manfaat Jalan Kaki yang Jadi Tren Gaya Hidup Sehat


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :