Sebagai sutradara, Joko mengatakan, akan segera menggarap dua sekuelnya, A Copy of My Heart dan A Copy of My Soul. Ditemui di Jakarta, Rabu (3/2) Joko membocorkan cerita untuk masing-masing sekuel itu.
"A Copy of My Heart itu film tentang perasaan saya terhadap Jakarta, lalu A Copy of My Soul itu adalah pemikiran saya terhadap Ibu Kota," ujar Joko menjelaskan. Garis merahnya, ketiga film trilogi itu akan menceritkan isu-isu di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Membunuh Koruptor"
Selain menggarap dua film kelanjutan A Copy of My Mind, Joko juga sudah punya proyek selanjutnya. Ia akan menggarap thriller laga tentang pembunuhan. Masih khas Joko, isunya soal keindonesiaan.
"Saya juga ingin fokus menggarap film tentang lima anak muda yang membunuh para politikus yang korup," tuturnya memberi bocoran. Namun alih-alih menegangkan, sutradara Halfworlds itu mengaku filmnya justru akan membuat para penonton tertawa.
"Lucu kan kalau melihat politikus yang korup dibunuh," ujarnya sambil tertawa.
Belum diberi judul, Joko menuturkan film itu diinspirasi dari kejengahannya akan perpolitikan Indonesia. Ia ingin menyinggung para koruptor. Diakui Joko, ia belum menentukan pemain. Film baru akan memulai syuting akhir tahun ini.
Tapi, ia sudah menemukan rekan yang pas. "Dalam film itu saya akan bekerja sama dengan grup musik Sore dan memasukkan lagu mereka yang berjudul Lihat," tuturnya. (rsa/vga)