Museum Auschwitz Kecam Adegan 'Catur Manusia' di Hunters

tim, CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 14:57 WIB
Museum Auschwitz Kecam Adegan 'Catur Manusia' di Hunters Serial Hunters yang tayang di Amazon menceritakan kekejaman Nazi di tahun 1940-an. (dok. Amazon via imdb)
Jakarta, CNN Indonesia -- Museum Auschwitz mengecam serial televisi Amazon yang berjudul Hunters. Mereka menilai adegan fiksi di film mengambil sentral tentang Nazi itu "berbahaya" dan mendorong calon "penolak di masa depan".

"Auschwitz penuh dengan penderitaan luar biasa yang terdokumentasi melalui kesaksian penyintasnya," cuit Auschwitz Memorial yang bertugas menjaga kamp kematian Nazi di Polandia lewat Twitter.

"Menciptakan permainan catur manusia yang palsu di @hunteronprime tidak hanya kebodohan dan karikatur yang berbahaya. Hal itu juga menyambut calon-calon penolak di masa depan. Kami menghormati para korban dengan menjaga akurasi faktual," katanya.
Cuitan itu lantas disertai dengan satu foto adegan dari serial yang memperlihatkan manusia digunakan sebagai pion catur, sementara beberapa orang lain digambarkan tergeletak begitu saja di luar 'papan' yang terlihat dibuat di sebuah ladang.




Serial drama yang menempatkan Al Pacino sebagai penyintas Holocaust ini mengambil latar tahun 1977, bercerita tentang sekelompok pemburu Nazi yang menemukan keberadaan ratusan pejabat tinggi Nazi berkedok di Amerika Serikat. Para pejabat itu berkonspirasi untuk mendirikan Fourth Reich.

Drama yang menurut situs Amazon terinspirasi oleh kejadian nyata tersebut mulai tayang pada Jumat (21/2).
Al Pacino didapuk sebagai Meyer Offerman, seorang karakter utama dalam serial Hunters yang tayang di Amazon. (Foto: Amy Sussman/Getty Images/AFP)
Kreator Hunters David Weil membalas kritik itu lewat sebuah pernyataan panjang. Dalam pernyataan, dia mengklaim telah berkunjung ke kamp Nazi di Polandia dan bahwa neneknya pun pernah ditahan di sana.

"Meski Hunters adalah serial naratif yang didramatisir dengan karakter-karakter fiksi, film ini terinspirasi oleh kejadian sebenarnya. Tetapi ini bukan serial dokumenter. Dan memang tidak pernah disebut sebagai dokumenter," ujarnya.

"Saat membuat serial ini, sangat penting untuk mempertimbangkan hal yang bagi saya menjadi pertanyaan dan tantangan terbesar dalam menceritakan Holocaust, bagaimana saya melakukannya tanpa meminjam pengalaman tertentu orang-orang yang menjalaninya?"

Terkait dengan adegan permainan catur yang dipermasalahkan, Weil mengatakan hal itu hanya "fiksi belaka".

"Mengapa saya merasa adegan itu penting bagi naskah dan juga cerita serial ini? Untuk melawan narasi pengubah sejarah yang mengaburkan kekejaman Nazi, dengan memperlihatkan perilaku sadis dan kekerasan paling ekstrim yang dilakukan Nazi terhadap warga Yahudi dan korban-korban lain," katanya.

Ia menambahkan, "Dan kenapa saya merasa harus menciptakan satu adegan fiksi padahal banyak aksi kekejaman yang benar terjadi? Memang benar Nazi melakukan aksi kejam dan penyiksaan secara besar-besaran dan bahwa ada juga insiden permainan keji terhadap korbannya. Saya hanya tidak mau mengambil kejadian sebenarnya yang penuh trauma itu."

Auschwiz yang terletak di Polandia dikelola oleh Nazi Jerman pada 1940-1945 dan merupakan salah satu dari jaringan kamp brutal Nazi di Eropa. Jaringan kamp ini didirikan sebagai bagian dari "Solusi Akhir" Adolf Hitler terkait genosida terhadap sekitar 10 juta Yahudi di Eropa.

[Gambas:Video CNN] (yns/rea)