Badan Amal Inggris Sumbang Rp102,4 M untuk Musisi saat Corona

CNN Indonesia | Jumat, 03/04/2020 16:11 WIB
Badan Amal Inggris Sumbang Rp102,4 M untuk Musisi saat Corona Ilustrasi. (Unsplash/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Meski pemerintah sudah berupaya membantu, musisi di Inggris tetap tercekik dampak penyebaran virus corona hingga sebuah badan amal mengucurkan dana 5 juta pound sterling atau setara Rp102,4 miliar untuk meringankan beban.

Sebagaimana dilansir NME, Kamis (2/4), yayasan amal bernama Help Musician tersebut merilis program bantuan itu pada 25 Maret lalu.

Kini, mereka sedang mengatur proses penyaluran 500 pound sterling untuk 10 ribu musisi di seluruh penjuru Inggris untuk membantu mereka membayar kebutuhan sehari-hari.


Belum rampung segala perhitungan, sudah banyak musisi yang menghubungi pihak Help Musician untuk meminta bantuan.

"Kami senang bisa membantu 10 ribu musisi di masa sulit ini, tapi realitas saat ini menunjukkan masih banyak yang butuh bantuan dan yayasan mulai kewalahan," ujar Kepala Eksekutif Help Musician, James Ainscough.

Ia kemudian menjelaskan bahwa 500 pound sterling yang Help Musician berikan juga hanya bisa menambal biaya hingga 2-3 bulan sampai para musisi menerima bantuan dari pemerintah.

"Bukan hanya kami perlu banyak donasi untuk mengatasi kesulitan ini, tapi pemerintah juga harus bertindak lebih jika ingin musisi bertahan secara finansial dalam beberapa bulan ke depan," ucap Ainscough.

Ia kemudian berkata, "Masyarakat Inggris adalah pencinta musik dan kami menyaksikan segalanya secara daring sekarang, bagaimana musik dapat menyatukan mereka yang terisolasi."

"Meski berat, kami harus meminta mereka yang mampu untuk memberikan donasi karena pada dasarnya musisi sangat butuh bantuan."

Ainscough melontarkan pernyataan ini tak lama setelah jaringan tempat acara musik kecil di Inggris meminta bantuan senilai 1 juta pound sterling atau setara Rp20,1 miliar dari artis dan pelaku industri besar untuk menanggulangi kerugian akibat corona.

[Gambas:Video CNN]

CEO Music Venue Trust, Mark David, mengatakan bahwa bantuan ini masih sangat diperlukan meski pemerintah sudah mengupayakan paket bantuan untuk industri hiburan kecil.

"Kami sudah melakukan survei di semua tempat-tempat acara musik selama beberapa pekan, melakukan semua perhitungan, dan ternyata, meski sudah ada perhatian dari pemerintah, masih ada lubang 13,8 juta pound sterling," katanya kepada NME.

Pemerintah Inggris memang sudah meluncurkan paket bantuan dalam bentuk pembebasan tarif untuk semua perusahaan di sektor hiburan kecil, juga kucuran dana hingga 25 ribu pound sterling.

Untuk usaha kecil hingga menengah, pemerintah juga akan memperluas skema pinjaman bisnis saat ada gangguan dari 1,2 juta pound sterling menjadi 5 juta pound sterling, tanpa bunga untuk enam bulan pertama.

"Pemerintah sudah berbuat banyak dan kami tidak akan menuntut mereka lagi. Kami sadar ada krisis besar di sini bagi semua orang dan kemungkinan kami mendapatkan dana tambahan dari pemerintah untuk menutup lubang itu nyaris nol," ucap David. (has/has)