Dipha Barus Rilis Down, Lagu Kolaborasi dengan Musisi AS

CNN Indonesia | Jumat, 14/08/2020 17:17 WIB
DJ sekaligus produser Dipha Barus merilis lagu baru bertajuk Down yang merupakan hasil kolaborasi dengan musisi asal Amerika Serikat, CADE, pada Jumat (14/8). DJ sekaligus produser Dipha Barus merilis lagu baru bertajuk Down yang merupakan hasil kolaborasi dengan musisi asal Amerika Serikat, CADE, pada Jumat (14/8). (CNN Indonesia/Daniela Dinda)
Jakarta, CNN Indonesia --

DJ sekaligus produser Dipha Barus merilis lagu baru bertajuk Down yang merupakan hasil kolaborasi dengan musisi asal Amerika Serikat, CADE, pada Jumat (14/8).

Berdasarkan siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Dipha merilis lagu ini setelah melewati proses panjang.

Ide kolaborasi ini sebenarnya sudah tercetus sejak tahun lalu, tepatnya ketika CADE bertandang ke Jakarta untuk tampil di gelaran We The Fest.


Namun, kedua musisi yang bernaung di bawah label rekaman elektronik ternama asal AS, Ultra Record, ini baru menggarap Down ketika bertemu di Ultra Music Studi di kawasan Los Angeles.

"Ide musiknya muncul saat gue sedang long trip di California highway (LA - San Francisco - Big Sur - Joshua Tree), lalu gue membuat musiknya saat menginap di Joshua Tree," kata Dipha seperti tercatat di siaran pers.

Melanjutkan kisahnya, Dipha berkata, "Jadi, lagu ini punya cinematic memories tentang Pacific Coast Highway, padang gurun Joshua Tree, dan Californian sky."

Keesokan harinya, Dipha dan CADE langsung merekam musik sekaligus pengalaman sinematik tersebut di studio.

Dalam menyusun aransemen Down, Dipha menyisipkan frekuensi bunyi-bunyian tradisional Indonesia untuk membentuk karakteristik dasar lagunya. Bagan tersebut kemudian dirancang adaptif agar sesuai dengan karakter vokal CADE.

Namun, ketika Down belum rampung digarap, data rekaman lagu itu lenyap akibat kerusakan teknis ketika Dipha kembali ke Jakarta.

Teradang pandemi Covid-19, Dipha dan CADE terpaksa menggarap ulang lagu tersebut di tempat terpisah. Dipha menggarap ulang Down di Bali, sementara CADE melanjutkan penulisan lirik di Los Angeles.

[Gambas:Youtube]

"Setelah melalui segala penghalang dan apalagi dalam masa yang cukup aneh dan rapuh, ketekunan dalam upaya berkarya dan persepsi yang tepat menjadi penting," tutur Dipha.

Ia kemudian berkata, "Semuanya tentang persepsi, bagaimana kalian melihat sesuatu kembali ke diri kalian masing-masing. Kita berpikir bahwa lockdown adalah sebuah penghalang, namun ternyata kreativitas malah mengalir dengan baik."

Selaras dengan pemikiran Dipha terkait persepsi, lirik Down pun mengisahkan tentang sudut pandang dalam memanfaatkan waktu di masa penuh batas ini.

"Down adalah lagu tentang living in the moment dengan orang yang paling kita sayangi dan tidak terlalu mengkhawatirkan akan hal yang terjadi di masa depan," ucap CADE.

(has)