Tokoh Tiger King, Joe Exotic Minta Grasi ke Presiden Trump

CNN Indonesia | Kamis, 10/09/2020 12:12 WIB
Tokoh sentral dalam serial dokumenter Tiger King, Joe Exotic, memohon grasi ke Presiden Donald Trump. Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (AFP/JIM WATSON)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tokoh sentral dalam serial dokumenter Tiger King, Joe Exotic, minta grasi ke Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Permintaan itu ia ajukan lewat surat yang ditulis dari dalam penjara.

Surat tersebut diperoleh Daily Mail yang kemudian dipindai. Terlihat ada dua lembar surat yang ditulis pria bernama asli Joseph Allen Maldonado-Passage ini.

Dalam surat itu Joe memuji Trump. Ia mengaku memuji bukan karena meminta grasi, melainkan melihat Trump sebagai sosok yang yakin dengan pendiriannya tanpa peduli pendapat orang lain.


Ia juga mengaku telah memilih Trump dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2017 lalu. Kemudian ia menjelaskan bahwa ibunya meninggal dan ayahnya dirawat di rumah sakit.

Joe Exotic di Tiger King: Murder, Mayhem and Madness.Joe Exotic tokoh sentral pada film dokumenter Tiger King: Murder, Mayhem and Madness. (dok. Netflix via IMDb)

"Saya memohon kepada Anda untuk mendengarkan jutaan orang yang melihat kebenarannya. Saya meminta untuk mendengarkan anak Anda, Donald Junior, dan bertindak benar," tulis Joe dikutip dari Daily Mail.

Pernyataan Joe merujuk pada komentar Donald Junior yang menilai hukuman penjara 22 tahun terhadap Joe terlalu agresif. Pernyataan itu membuat Joe merasa didukung Donald Junior.

Joe sendiri pernah menuliskan surat kepada Donald Junior pada Agustus lalu. Kala itu ia menjelaskan bahwa kepolisian dan jaksa yang menangani kasusnya bertindak buruk.

"Berikan saya keajaiban 'grasi', dan saya akan melupakan ini semua, dan akan menyelamatkan ayah saya serta menjalani kehidupan dengan suami saya, Dillon," ucap Joe.

Saat ini Joe menjalani hukuman penjara 22 tahun setelah kalah dalam pengadilan melawan Carole Baskin pada 2019. Joe dinyatakan bersalah atas tuduhan menyewa pembunuh bayaran untuk percobaan menghabisi nyawa Baskin.

Semua bermula ketika Joe mengadakan beberapa acara yang menampilkan anak harimau dan singa. Sejak itu nama Joe mulai dikenal aktivis hewan dan dianggap mengeksploitasi hewan demi keuntungan pribadi.

Salah satu aktivis yang gigih melawan Joe adalah Baskin. Dalam berbagai kesempatan ia menuduh Joe memperlakukan hewan dengan tidak baik dan bahkan membunuh hewan tanpa alasan konkret.

Joe tidak terima dengan tuduhan itu. Ia membalas dengan menuduh Carole membunuh suaminya kemudian dijadikan pakan hewan, pasalnya suaminya hilang tanpa jejak dan belum ditemui sampai sekarang.

(adp/bac)

[Gambas:Video CNN]