Lukisan Banksy Dilelang, Diprediksi Laku Rp95,2 Miliar

CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2020 05:26 WIB
Lukisan Banksy yang bertajuk Show Me the Monet akan dilelang pada bulan depan dengan prediksi terjual seharga setara hingga Rp95,2 miliar. Lukisan Banksy yang bertajuk Show Me the Monet akan dilelang pada bulan depan dengan prediksi terjual seharga setara hingga Rp95,2 miliar. (AP/Jonathan Brady)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lukisan karya seniman misterius Banksy yang bertajuk Show Me the Monet akan dilelang pada bulan depan dengan prediksi terjual seharga 3-5 juta pound sterling atau setara hingga Rp95,2 miliar.

Rumah lelang Sotheby's akan menawarkan lukisan yang terinspirasi dari seniman legendaris Prancis, Claude Monet, itu dalam acara di London pada 21 Oktober mendatang.

Sebelum dilelang, lukisan Banksy itu akan terlebih dulu dipajang di galeri Sotheby's dan dibawa ke New York dan Hong Kong. Setelah itu, Show Me the Monet akan dibawa kembali ke London.


Show Me the Monet merupakan salah satu karya terkenal Banksy. Seniman misterius tersebut terinspirasi dari karya terkenal Monet yang memperlihatkan bunga teratai di bawah jembatan.

Namun, Banksy menambahkan sejumlah barang lain, seperti dua troli dan pembatas jalan yang mengapung di atas air.

"Beberapa tahun belakangan, sejumlah karya Banksy dilelang, tapi ini merupakan salah satu karya terkuatnya dan paling ikonis," ujar kepala seni kontemporer Sotheby's Eropa, Alex Branczik, seperti dikutip NME.

Selain Show Me the Monet, Sotheby's juga akan melelang sejumlah karya Banksy lainnya, mulai dari Sunflower from Petrol Station hingga Nighthawks.

Karya-karya Banksy sangat dinanti dalam berbagai lelang. Beberapa bulan lalu, tiga karya Banksy juga terjual dengan nilai total setara Rp41,4 miliar dalam acara di Sotheby's.

Sotheby kemudian mengumumkan bahwa sebagian hasil penjualan karya Banksy tersebut akan disumbangkan ke ABCD Betlehem, yayasan non-profit yang biasanya menyalurkan bantuan untuk anak-anak Palestina penyandang disabilitas.

[Gambas:Video CNN]


ABCD Betlehem kemudian bakal menggunakan uang itu untuk membangun gedung unit stroke akut. Sebagian hasilnya juga akan dipakai untuk membeli peralatan rehabilitasi anak bagi Betlehem Arab Society for Rehabilitation, yayasan yang menyediakan layanan medis hingga operasi di Palestina.

Sementara itu, Banksy masih terus berkarya secara diam-diam. Terakhir kali, karyanya terlihat di kereta bawah tanah Inggris yang mewakili protesnya akan kontroversi penggunaan masker di tengah pandemi.

(has/has)