Sutradara Ungkap Perbedaan Horor The Call dan The Caller

CNN Indonesia | Kamis, 03/12/2020 17:39 WIB
Sutradara Lee Chung-hyun mengungkapkan perbedaan film horor Korea The Call Korea dengan film originalnya, The Caller. Film horor Korea The Call. (dok. Next Entertainment World via Hancinema)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sutradara Lee Chung-hyun mengungkapkan perbedaan film The Call Korea dengan film originalnya. The Call merupakan film horor thriller Korea yang diadaptasi dari film Inggris-Puerto Rico, The Caller, pada 2011 lalu.

Lee Chung-hyun mengatakan secara garis besar The Call masih memiliki permasalahan yang sama yakni seorang perempuan, Seo-yeon, kembali ke rumah lamanya dan menemukan sebuah telepon tua.

Melalui telepon tua tersebut, ia terhubung dengan perempuan lainnya, Yeong-sook, yang ternyata tinggal di rumah itu jauh sebelum dirinya.


Namun, Lee Chung-hyun memperdalam Yeong-sook. Sehingga, menghadirkan sosok Yeong-sook. Padahal, dalam The Caller, karakter utama perempuan hanya mendengar suara perempuan lain via telepon. Pemilik suara itu pun tak pernah ditampilkan di layar.

Tak hanya Yeong-sook, Lee Chung-hyun juga menghadirkan karakter ibu Yeong-sook (Lee El) yang berperan sebagai dukun modern. Kisah itu tidak pernah ada dalam The Caller.

"Saya merasa karakter itu sangat cocok dengan film time-slip seperti ini. Dukun itu mengatakan bisa memprediksi masa depan. Karakter itu satu-satunya yang bisa melihat masa depan dan bisa menahan Yeong-sook," ucapnya seperti dilansir Korea Herald.

Menurutnya, selain karakter dua pemeran utama, penonton juga perlu memperhatikan kisah ibu dan anak dalam The Call. Pilihan serta sentimen dinilai menjadi hal penting dalam hubungan ibu dan anak.

Ia mengungkapkan karakter perempuan yang kuat dalam filmnya terinspirasi dari film Kill Bill karya Quentin Tarantino.

"Saya ingin membuat karakter penjahat perempuan yang kuat karena itu jarang ditemukan dalam film-film Korea. Saya sangat tertarik mengisahkan perempuan yang tidak stabil tapi mampu mengobrak-abrik dunia yang tertata rapi," tutur Lee Chung-hyun.

The Call merupakan debut film panjang sutradara Lee Chung-hyun yang telah memenangkan berbagai penghargaan seperti Jury prize di Festival Film Pendek Internasional Busan pada 2016 dan Film Pendek Terbaik Festival Film Korea Paris 2017 melalui film pendek Bargain.

Awalnya, The Call dijadwalkan tayang di bioskop Korea Selatan pada Maret 2020. Rencana tersebut terpaksa ditunda beberapa kali karena kondisi wabah virus corona yang tak kunjung membaik dan gelombang kedua Covid-19 di Korea pada Agustus 2020.

Oleh sebab itu,The Call akhirnya dirilis di Netflix dan bisa mulai disaksikan pada 27 November. Sinopsis The Call bisa dibaca di sini.

(chri/bac)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK