RONA BUDAYA

5 Permainan Tradisional Jakarta, Adu Cupang hingga Tok Kadal

CNN Indonesia | Selasa, 22/06/2021 14:28 WIB
Indonesia kaya akan permainan anak-anak tradisional. Masing-masing daerah, termasuk DKI Jakarta punya mainan tradisional yang dulu sangat digemeri anak-anak. Foto ikan Cupang (Betta sp.). (iStockphoto/zygotehasnobrain)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tepat 22 Juni 2021, DKI Jakarta memasuki Hari Ulang Tahun (HUT) ke-494. Tak hanya kaya dengan kulinernya yang nikmat, Jakarta juga memiliki beragam permainan tradisional yang unik dan sarat edukasi.

Menurut data dari Kemendikbud, Jakarta setidaknya memiliki 70 permainan tradisional yang tersebar di beberapa wilayah ibu kota dan sekitarnya.

Seperti permainan adu biji karet hingga adu ikan Cupang yang hingga kini masih banyak ditemui di beberapa kawasan di Jakarta. Meski telah berganti zaman, permainan-permainan tradisional tersebut masih dimainkan di beberapa wilayah.


Berikut beberapa permainan tradisional yang dilakukan oleh anak-anak di Jakarta.

1. Adu Ikan Cupang

Anak-anak di Jakarta juga biasa bermain adu ikan Cupang (Betta sp.) Dahulu permainan ini biasa dilakukan oleh anak-anak yang tinggal di daerah pinggiran atau daerah pertanian yang banyak terdapat ikan cupang seperti, Gandaria Selatan, Cilandak, Kebayoran Lama, dan Pondok Labu.

Permainan ini sangat mudah, yakni dengan mengadu dua ikan cupang yang dimasukkan ke dalam toples berisi air. Di dalam toples itulah kedua ikan yang diadu berkelahi sampai salah satunya kalah.


Setelah persiapan selesai, ikan akan saling menyerang hingga menyebabkan luka-luka atau bahkan kematian.Adu cupang berdurasi sampai 5 jam karena ikan-ikan yang diadu tidak langsung berkelahi habis-habisan saat pertama dimasukkan ke dalam toples. Kedua ikan terlebih dahulu saling pandang dan mengembangkan sirip-siripnya sebagai persiapan.

2. Adu Biji Karet

Permaianan adu biji karet merupakan salah satu permainan tradisional yang banyak dilakukan oleh anak-anak di kawasan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur karena kawasan itu banyak ditumbuhi pohon karet. Permainan ini umumnya dilakukan di halaman atau tanah lapang.

Permainan ini dilakukan oleh dua orang atau lebih. Inti dari permainan ini adalah mengadu kekuatan biji karet. Sebelum permainan dimulai, pemain terlebih dahulu menyiapkan biji karet andalannya untuk diadu dengan biji karet lawannya.


Biji yang retak atau pecah dinyatakan kalah. Jika kedua biji sama-sama retak, maka permainan dinyatakan seri.Selanjutnya urutan bermain dilakukan dengan cara undian dan pemenangnya berhak bermain terlebih dahulu. Cara mengadunya adalah dengan menindih biji karet lalu memukulnya dengan pangkal telapak tangan.

Baca tiga permainan tradisional lagi di halaman kedua...

Adu Benteng hingga Tok kadal

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK