"Kami bertukar dukungan. Indonesia meminta dukungan Mongolia untuk menjadi anggota Dewan Keamanan PBB tidak tetap dan Indonesia juga mendukung Mongolia untuk menjadi anggota Dewan Keamanan PBB tidak tetap," ujar Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Lestari Priansari Marsudi, sesaat setelah menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Mongolia, Lundeg Purevsuren, di sela Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika di Jakarta Convention Center, Selasa (21/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada dengan Retno, Lundeg juga menyatakan bahwa negaranya akan terus bergandengan tangan dengan Indonesia untuk menggaungkan nilai-nilai demokrasi. "Kami baru saja merayakan 25 tahun demokrasi. Indonesia juga sudah menganut itu. Kami akan terus bekerja sama," ucapnya.
Sebelumnya, Duta Besar Indonesia untuk PBB, Desra Percaya, mengatakan bahwa perluasan keanggotaan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menjadi bola panas yang bergulir di meja diskusi Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika yang dimulai dari Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi pada Minggu (19/4) dan Pertemuan Tingkat Menteri, Senin (20/4).
Rangkaian acara peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika ini dihelat pada 19-24 April. Pertemuan tingkat pejabat tinggi sendiri diselenggarakan di Jakarta pada 19-23 April. Pada 24 April seluruh perwakilan negara akan bertolak ke Bandung untuk melakukan prosesi napak tilas KAA. (stu)