Penghitungan Rekor Angklung Terhambat, Kang Emil Turun Tangan

Hanna Azarya Samosir, CNN Indonesia | Kamis, 23/04/2015 11:33 WIB
Puluhan ribu orang telah memadati Stadion Siliwangi, Bandung, sejak pukul 06.30 WIB pada Kamis (23/4) untuk memecahkan rekor dunia permainan angklung. Puluhan ribu orang telah memadati Stadion Siliwangi, Bandung, sejak pukul 06.30 WIB pada Kamis (23/4) untuk memecahkan rekor dunia permainan angklung. (CNN Indonesia/Hanna Azarya Samosir)
Bandung, CNN Indonesia -- Puluhan ribu orang telah memadati Stadion Siliwangi, Bandung, sejak pukul 06.30 WIB pada Kamis (23/4). Terpanggang matahari, mereka bertekad memecahkan rekor dunia dengan memainkan angklung bersama dengan jumlah 20 ribu orang.

Semangat yang sudah menggelora dengan yel-yel, kibar bendera, dan acungan angklung terpaksa sedikit padam lantaran proses penghitungan peserta tersendat.

"Proses penghitungan tersendat. Sekarang kita akan lakukan proses hitung manual dengan berbaris," ujar salah satu panitia dari atas panggung.


Lautan manusia di tribun dan lapangan sontak kalang kabut. Ketika panitia mulai kewalahan mengatur, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengambil alih pengeras suara.

"Yang cinta Bandung mana suaranya? Tahan dulu. Panas mah biasa. Tolong semangati teman-teman di depan! Bandung! Juara! Anda adalah pelaku sejarah," katanya.

Kang Emil, demikian sapaan akrab Ridwan, lantas mengatur barisan dengan nada santai. "Ayo semua perhatikan bahu di depannya. Kalau ada teman yang hilang diperhatikan. Kalau mantan (pacar) yang hilang, biarkan," tuturnya disambut gelak tawa warga.

Proses perhitungan berangsur berjalan lancar. Kini, pihak Guiness Book of Records sedang melakukan penghitungan. Setelah itu, para relawan baru akan memulai aksi massal ini.

"Bandung! Ayo gemakan suara angklung kita ke langit Bandung! Ke langit dunia!" seru Emil. (stu)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK