Ivanka Resmi Jadi Asisten Pribadi Donald Trump

Lesthia Kertopati, CNN Indonesia | Kamis, 30/03/2017 07:49 WIB
Ivanka Resmi Jadi Asisten Pribadi Donald Trump Ivanka Trump resmi menjabat sebagai Asisten Pribadi Presiden Donald Trump. (Reuters/Andrew Kelly)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gedung Putih mengumumkan bahwa Ivanka Trump akan menjadi penasihat pribadi bagi ayahnya, Presiden Donald Trump. Adapun untuk pekerjaan barunya itu, Ivanka disebut akan melakukannya secara gratis.

Mengutip AFP, Ivanka tidak akan digaji untuk pekerjaannya itu, demikian juga dengan suaminya, Jared Kushner, yang juga bertugas sebagai staf senior kepresidenan.

"Kami sangat senang bahwa Ivanka Trump mengambil langkah ini, dan berpartisipasi lebih jauh sebagai putri presiden," ujar Gedung Putih.


“Dedikasi sukarela yang diberikan Ivanka menunjukkan komitmen kami akan etika, transparansi, dan kerelaan, sekaligus memberi Ivanka kesempatan untuk berpartisipasi memberi pelayanan publik yang belum pernah dia lakukan sebelumnya."

Beberapa bulan terakhir, sejak ayahnya menduduki kursi presiden, Ivanka, 35, kerap berada di Gedung Putih dan berkantor di sana.

Dia hadir saat ayahnya menerima kunjungan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, di bulan Januari. Dia juga ikut serta dalam diskusi bersama Kanselir Jerman Angela Merkel, baru-baru ini.

Di sisi lain, keterlibatan Ivanka dalam tugas-tugas resmi ayahnya, disebut bisa memicu konflik kepentingan.

Ivanka membantah hal tersebut. Dia mengatakan pernyataan itu sebagai keraguan yang tak berdasar.

“Ada keprihatinan dari beberapa kalangan dengan tugas saya sebagai penasihat presiden, padahal saya melakukan semua ini secara sukarela dan saya juga memenuhi semua peraturan, sama seperti pegawai pemerintahan lainnya,” kata Ivanka.

"Sejauh ini saya telah berdiskusi dengan konselor Gedung Putih juga penasihat pribadi saya untuk mengantisipasi peran baru ini.”

Jabatan resmi peran baru Ivanka Trump di Gedung Putih adalah Asisten Pribadi Presiden, sementara suaminya menjabat sebagai Penasihat Senior Presiden.