"Kami harap Inggris bertindak sesuai dengan Konvensi Senjata Kimia dan aturan internasional lainnya, dan memberikan sampel racun yang dimaksud penyelidik Inggris untuk penyelidikan gabungan, selama mereka mengklaim itu berasal dari Rusia," ujar Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya, Rabu (14/3).
Melanjutkan pernyataannya, Nebenzya berkata, "Kami siap untuk menggelar penyelidikan. Tak ada yang harus kami sembunyikan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
May sendiri mengatakan bahwa pihaknya sudah menyimpulkan Rusia bertanggung jawab atas percobaan pembunuhan terhadap Sergei Skripal dan putrinya, Yulia.
"Tidak ada kesimpulan alternatif, selain bahwa Rusia bertanggung jawab atas percobaan pembunuhan atas Skripal dan putrinya, dan mengancam nyawa warga Inggris lain di Salisbury. Ini menunjukkan penggunaan kekuatan secara tidak sah oleh Rusia terhadap Inggris," tutur May.
Berdasarkan temuan ini, May memutuskan untuk mengusir 23 diplomat Rusia dari Inggris paling lambat tujuh hari terhitung sejak Rabu.
"Kami akan membekukan aset pemerintah Rusia di manapun terbukti digunakan untuk mengancam nyawa atau properti warga atau penduduk Inggris," kata May. (has)