Mohammed menganggap Khamenei ingin menciptakan proyeksi sendiri di Timur Tengah dengan metode sangat mirip dengan yang dikembangkan Hitler di Eropa saat Perang Dunia II. Ia menganggap perluasan ekspansi Iran tersebut perlu dibendung.
"Kami belajar dari Eropa bahwa berdiam saja tidak akan berhasil. Kami tidak ingin Hitler baru di Iran mengulang tragedi yang pernah terjadi di Eropa di Timur Tengah," ucap Mohammed kepada New York Times seperti dikutip Reuters, Kamis (15/3).
Lihat juga:Singgung Iran, Saudi Ancam Buat Bom Nuklir |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iran melalui kementerian luar negerinya mengecam pernyataan pangeran Saudi tersebut. Teheran menganggap Mohammed "berpikiran sempit" karena dengan mudahnya menyamakan pemimpin mereka dengan Hitler.
Mohammed melontarkan pernyataan kontroversial ini menjelang lawatannya ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan Presiden Donald Trump.
Di bawah Trump, AS berencana membatalkan perjanjian nuklir dengan Iran karena negara itu dilaporkan tetap mengembangkan program senjata meski kesepakatan sudah tercapai. (has)