AS Siap Bela Jepang jika Diserang China

CNN Indonesia | Kamis, 11/02/2021 18:52 WIB
Amerika Serikat menyatakan siap membela Jepang menyusul manuver China di perairan Pulau Senkaku di Laut China Timur yang disengketakan. Ilustrasi kapal perang China. (Olga MALTSEVA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat menyatakan siap membela Jepang menyusul manuver China di perairan Pulau Senkaku di Laut China Timur yang disengketakan.

Dua kapal penjaga pantai China menerobos masuk ke perairan Pulau Senkaku pada akhir pekan lalu dan mendekati kapal penangkap ikan Jepang.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan pulau itu termasuk dalam cakupan Pasal V Perjanjian Keamanan AS-Jepang.


Mengacu perjanjian tersebut, kedua negara saling membela jika salah satu diserang lawan.

Menlu AS Antony Blinken juga telah menghubungi Menteri Luar Negeri jepang Toshimitsu Motegi untuk menyampaikan keprihatinan.

"Menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegasan China di sekitar Kepulauan Senkaku menyusul berlakunya undang-undnag penjaga pantai baru China," kata Ned, Rabu (10/2) seperti dikutip dari AFP.

Tokyo mengaku khawatir atas peningkatan agrsivitas China setelah mereka memberlakukan undang-undang baru yang isinya memperbolehkan kapal penjaga pantai menembaki kapal asing yang berpotensi mengancam wilayah perairannya.

Senkaku merupakan pulau kecil berbatu yang dikuasai Jepang. China menyebut pulau itu sebagai Diaoyu dan mengklaim menjadi wilayah kedaulatan mereka

Dukungan AS ini diungkapkan setelah Presiden AS Biden berjanji untuk menjaga hubungan dengan sekutu.

Sejak menjabat pada 20 Januari lalu, pemerintahan Biden telah menegaskan kembali komitmennya kepada sekutu dan mitra AS di Asia.Biden dan para sekutu berjanji untuk bekerja sama melawan Beijing.

Bahkan, dalam pidatonya Kamis lalu, Biden menggambarkan China sebagai pesaing paling serius. Dia juga menyebut AS berada dalam persaingan yang ekstrem dengan China.

(isa/dea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK