Apabila kinerja Prasetyo tidak bagus, maka Jokowi tak ragu untuk mencopotnya. “Komitemennya, kalau ternyata tidak sanggup dan intervensi-intervensi politik (ke Kejaksaan Agung) masih tetap ada, maka Pak Jokowi tidak akan ragu untuk menggantinya,” kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, kritik besar terhadap Prasetyo ialah soal independensinya terkait latar belakang dia sebagai politikus meski sesungguhnya Prasetyo berkarier di Kejaksaan sebelum bergabung dengan NasDem setahun terakhir ini.
Secara terpisah di Gedung Kejaksaan Agung, Prasetyo menegaskan akan membuktikan diri melalui kerjanya. “Lihat saja nanti saya bagaimana. Saya sudah bilang, ketika negara memanggil, kepentingan lain akan ditinggalkan. Semua untuk negara," kata dia.
Malam sebelum Prasetyo dilantik, Rabu (19/11), Ketua Umum NasDem Surya Paloh menyambangi Istana Negara, memberikan jaminan kepada Jokowi tentang independensi Prasetyo melalui bukti pengunduran diri Prasetyo dari partai yang ia pimpin.